Juan Mata masih sering berganti posisi saat bermain untuk Manchester United. Soal posisi bermainnya, Mata bakal memenuhi instruksi dari manajer The Red Devils David Moyes.
Mata mengawali petualangannya di MU dengan menempati posisi di belakang striker. Dalam laga melawan Cardiff City pada 28 Januari lalu, pesepakbola 25 tahun itu bermain bagus dengan menyumbangkan satu assist saat 'Setan Merah' memetik kemenangan 2-1.
Posisi Mata kemudian berubah ketika kembali diberi kesempatan bermain saat MU melakukan lawatan ke kandang Stoke City, empat hari setelahnya. Dia yang diplot menempati posisi sayap kanan juga menyumbangkan satu assist, meski MU harus takluk 1-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eksplorasi Moyes atas posisi Mata lantas belum berhenti kendati pesepakbola asal Spanyol itu sudah menunjukan performa apik di dua posisi. Saat MU melakoni laga melawan Arsenal, Mata di pasang sebagai sayap kiri.
Dalam laga yang berlangsung di Emirates Stadium, Kamis (13/2/2-14) dinihari WIB, sumbangan assist berturut-turut yang dicetak matak pun terhenti. Laga antara MU melawan The Gunners itu juga berakhir imbang 0-0.
Soal posisi bermainnya di MU, Mata memang tak ambil pusing. Dia bakal menuruti apa yang menjadi kemauan Moyes.
"Sepanjang kareir saya, saya sudah pernah bermain di kiri, di kanan, dan di belakang striker," ungkap Mata di Sky Sports.
"Saya tak ambil pusing bermain di posisi manapun yang diinginkan oleh manajer," imbuhnya.
(cas/mfi)










































