Wenger membuat keputusan mengejutkan dengan memilih menurunkan penyerang muda Yaya Sanogo selama 90 menit di pertandingan penting yang berakhir dengan kekalahan Arsenal 0-2 itu.
Dengan ini maka Giroud cuma bermain selama tiga menit dalam dua pertandingan terakhir Arsenal, setelah di laga sebelumnya melawan Liverpool di Piala FA hanya dimainkan sebagai pengganti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat insiden itu, Giroud melalui akun Twitternya melayangkan permintaan maaf kepada klub dan juga keluarganya. Disebut-sebut Arsenal pun siap menjatuhi denda besar kepada pesepakbola berusia 27 tahun itu.
Akan tetapi, Wenger menepis spekulasi tersebut. Sang manajer menegaskan bahwa keputusan itu hanya sebatas demi penyegaran si pemain.
"Itu hanyalah sebuah keputusan berdasarkan pada performa," kata Wenger yang dikutip dari situs resmi klub. "Ketika saya memainkan Giroud setiap pertandingan, orang-orang akan menyalahkan saya memainkan dia di setiap laga.
"Ketika saya mengistirahatkan dia, orang-orang menyalahkan saya karena mengistirahatkan dia. Malam ini saya mengistirahatkan dia agar Anda (jurnalis) senang."
"Itu bukanlah hukuman, itu hanya sebuah keputusan saja. Giroud memiliki karakter yang kuat, dan apa yang terjadi tidak mempengaruhi perilakunya di lapangan. Saya hanya memutuskan memberi dia jeda satu atau dua pertandingan agar bisa kembali lebih segar," lugas Wenger.
"Lagi pula saya juga ingin memberikan sebuah kesempatan bagi Sanogo, dan saya pikir dia tampil dengan sangat baik."
(rin/krs)










































