Mengalahkan City Demi Ciptakan Sejarah untuk Sunderland

Jelang Final Piala Liga Inggris

Mengalahkan City Demi Ciptakan Sejarah untuk Sunderland

- Sepakbola
Rabu, 26 Feb 2014 18:52 WIB
Mengalahkan City Demi Ciptakan Sejarah untuk Sunderland
Chris Brunskill/Getty Images
Sunderland - Duel antara dua kubu yang tak berimbang terjadi di final Piala Liga Inggris. Meski tidak diunggulkan, Sunderland punya motivasi besar untuk mengalahkan Manchester City.

Sunderland dan Manchester City saat ini terpaut 15 anak tangga di klasemen Premier League. Komposisi itu sudahlah cukup untuk menggambarkan perimbangan kekuatan antara keduanya saat harus berhadapan di final Piala Liga Inggris, Minggu (2/3/2014) malam WIB mendatang.

Butuh lebih dari sekadar kerja keras buat The Black Cats untuk bisa menjungkalkan City, yang tampil sangat menyakinkan dengan sepakbola menyerang plus ditunjang nama-nama besar dalam skuatnya. Tapi jika bisa meraih kemenangan dan mengangkat trofi juara, Sunderland akan mencatatkan sejarah besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah sejauh ini bertarung sebagai sebuah tim, kami sangat lambat beberapa bulan lalu, jadi bisa melangkah ke final dan punya kesempatan memenangi trofi pertama untuk klub ini sejak 1973, itu luar biasa," sahut Adam Johnson.

Di Sunderland, Adam Johnson adalah sosok yang tahu benar apa dan bagaimana The Citizens karena dia memperkuat klub tersebut saat menjadi juara Premier League dua musim lalu. Buat sang winger, keberhasilan mengalahkan City akan menjadi prestasi yang lebih hebat dibanding saat merebut gelar juara Liga Inggris dan Piala FA di Etihad Stadium.

"Memenangi final bersama Sunderland akan menyamai semua hal yang sudah saya raih di City. City akan memenangi banyak trofi. Rasanya hebat bisa menjadi bagian dari tim pertama yang memenangi Piala FA untuk kali pertama dalam 40 tahun (di City). Tapi jika Anda memenangi Piala Liga Inggris, maka Anda akan tercatat dalam sejarah," lanjut pesepakbola 26 tahun itu.

"Ini final yang ironis saat harus berhadapan dengan City, saya pikir tak ada tim lain yang ingin saya hadapi selain mereka," tandasnya.

Trofi terakhir yang diraih Sunderland adalah Piala FA tahun 1973. Selepas itu raihan terbaik mereka cuma jadi runner up Piala FA tahun 1992 dan runner up Piala Liga Inggris 1985.

"Ke manapun Anda pergi di Sunderland ada kenangan atas tim yang memenangi Piala FA tahun 1973. Gambar mereka terpajang di tempat latihan dan itu merupakan sejarah yang membanggakan klub ini. Kami ingin menulis bab sejarah kami sendiri. Kami ingin gambar kami terpajang di tembok bersama corak hitam dan putih," tuntasnya di Telegraph.

Meski terpisah jauh di klasemen dan punya komposisi skuat yang sangat timpang, Sunderland layak menyimpan harapan bisa meraih kemenangan dalam laga tersebut. Pada pertemuan pertama di Premier League, November lalu, Sunderland berhasil mempermalukan City dengan skor tipis 1-0.

(din/rin)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads