Buat Manchester United, Adnan Januzaj adalah talenta yang terlalu berharga. Di satu sisi mereka membutuhkannya, di sisi lain mereka ingin menjaganya supaya tumbuh dengan wajar.
Dengan usia yang baru 18 tahun ketika musim ini dimulai, Januzaj mencuat sebagai salah satu pemain andalan 'Setan Merah'. Namun, di sisi lain, kehadiran Januzaj juga menghadirkan kritik.
Melihat Januzaj beberapa kali tampil bagus, United pun disebut kerap terlalu mengandalkan pemain kelahiran Belgia tersebut. Jika ada sebuah klub yang demikian bergantungnya pada pemuda 18 tahun, maka bisa dibayangkan seperti apa kualitas skuatnya. Setidaknya demikianlah kritik yang dialamatkan kepada United.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
United kalah 0-2 pada laga tersebut dengan Moyes dinilai tidak menurunkan skuat terbaiknya. Anggapan rotasi pun ditepis lantaran United tidak akan bermain dalam (setidaknya) seminggu ke depan setelahnya.
Di sisi lain, kubu United menyebut bahwa memberikan Januzaj rehat adalah sesuatu yang penting.
"Ini baru masa-masa awal untuknya dan saya pikir kami memperlakukannya dengan baik," ujar Pelatih Tim Utama Phil Neville di situs resmi klub.
"Kami memainkannya di banyak pertandingan dan kami juga mengistirahatkannya di beberapa laga untuk memberinya kesempatan bernapas."
"Kami harus memastikan bahwa dalam dua atau tiga tahun ke depan dia masih berkembang dan mencapai level yang dharapkan. Ini adalah pekerjaan kami sebagai pelatih," kata Neville.
Januzaj sudah bermain 26 kali musim ini, dengan 19 di antaranya di Premier League. Dari jumlah penampilan itu, dia sudah menyumbang 3 gol.
(roz/mfi)











































