Vincent Kompany menilai mind games yang dimainkan oleh Jose Mourinho tak akan berpengaruh pada persaingan gelar juara di Premier League. Menurutnya, persaingan akan tetap berjalan ketat sampai akhir musim.
Chelsea kini memimpin klasemen Premier League dengan 63 poin dari 28 pertandingan. Mereka unggul empat angka dari Liverpool dan Arsenal serta enam poin dari Manchester City yang duduk di posisi empat dan baru memainkan 25 laga.
Meski Chelsea tengah memuncaki klasemen, Mourinho tak pernah menyebut timnya sebagai favorit untuk menjuarai Premier League. Manajer asal Portugal itu justru menjagokan City.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sangat sederhana, pemenang selalu benar dan yang kalah selalu salah," ujar Kompany kepada Sky Sports.
"Kecuali manajer memakai sepatu sepakbolanya dan mulai bermain sebagai striker, aku tidak pernah benar-benar khawatir soal apa yang mereka katakan," lanjutnya.
"Seperti yang aku katakan, ada empat tim dan Liverpool adalah salah satu yang juga bisa memenanginya. Mungkin City dan Chelsea punya sedikit keuntungan, tapi Liverpool punya momentum."
"Arsenal mungkin akan kembali mendapat momentumnya ketika mereka menang lagi, jadi ini adalah liga yang bagus untuk yang netral. Aku pikir ini akan ketat sampai akhir," kata Kompany.
(nds/krs)











































