Drama-drama di Derby Manchester

Drama-drama di Derby Manchester

- Sepakbola
Selasa, 25 Mar 2014 15:43 WIB
Drama-drama di Derby Manchester
Laurence Griffiths/Getty Images
Manchester - Derby Manchester akan kembali digelar. Dari sekian banyak duel mereka, inilah pertarungan Manchester United kontra Manchester City yang melahirkan sejumlah drama.

Laga antara MU dengan City merupakan salah satu derby yang paling dinantikan dalam sepakbola Inggris. Antusiasme penonton pun semakin besar.

Terlebih lagi, pada lima tahun belakangan ini di mana tensi semakin meninggi seiring dengan sukses The Citizens mulai perlahan bisa mengganggu dominasi 'Setan Merah'.

Musim ini, MU sedang terpuruk dan terlempar di papan tengah klasemen dan nyaris bisa dipastikan akan gagal lolos ke Liga Champions musim depan. Gengsi menjadi motivasi besar bagi Wayne Rooney dkk. untuk mengagalkan City meraih hat-trick kemenangan.

Sedangkan City butuh kemenangan untuk terus berada dalam persaingan gelar juara, dan menjaga jaraknya dengan Arsenal yang ada di bawahnya.

Derby Manchester jilid II di 2013-14 di Old Trafford nanti malam akan menjadi pertemuan yang ke-167 di antara MU dengan City. Berikut daftar pertarungan kedua klub yang paling menarik seperti yang diwartakan Independent.


Laurence Griffiths/Getty Images

1. City 2-3 MU (9 Desember 2012)

John Peters/Man Utd via Getty Images
Robin van Persie menandai Derby Manchester pertamanya dengan kemenangan dramatis. Di masa injury time, tendangan bebas striker yang direkrut dari Arsenal itu membentur Samir Nasri dan menaklukkan Joe Hart.

Sebelumnya, dua gol Wayne Rooney di babak pertama sukses membungkam publik Etihad. Namun, Yaya Toure dan Pablo Zabaleta membawa City kembali ke permainan lewat gol-golnya di babak kedua.

Kemenangan 'Manchester Merah' turut diwarnai dengan insiden pelemparan koin dari seorang suporter City kepada Rio Ferdinand yang mengakibatkan luka sobek pada bagian pelipis bek senior Inggris ini.

1. City 2-3 MU (9 Desember 2012)

John Peters/Man Utd via Getty Images
Robin van Persie menandai Derby Manchester pertamanya dengan kemenangan dramatis. Di masa injury time, tendangan bebas striker yang direkrut dari Arsenal itu membentur Samir Nasri dan menaklukkan Joe Hart.

Sebelumnya, dua gol Wayne Rooney di babak pertama sukses membungkam publik Etihad. Namun, Yaya Toure dan Pablo Zabaleta membawa City kembali ke permainan lewat gol-golnya di babak kedua.

Kemenangan 'Manchester Merah' turut diwarnai dengan insiden pelemparan koin dari seorang suporter City kepada Rio Ferdinand yang mengakibatkan luka sobek pada bagian pelipis bek senior Inggris ini.

2. MU 1-6 City (23 Oktober 2011)

Andrew Yates/AFP
Momen kelabu bagi MU. City mempermalukan tetangganya itu di depan publiknya sendiri, di Old Trafford. Bagi MU, itu adalah kekalahan derby terbesar sejak Januari 1926.

Mario Balotelli membawa City unggul di paruh pertama. City semakin di atas angin pasca dikartu merahnya Jonny Evans di awal babak kedua. Tampil dengan 10 orang, MU justru tetap bernafsu mengejar gol.

Hal ini yang membuat City semakin leluasa mencetak gol tambahan.Β  Balotelli dan Sergio Aguero membawa City kian menjauh sebelum Darren Fletcher memperkecil skor bagi MU.

Menjelang laga berakhir, City yang ketika itu masih dilatih Roberto Mancini justru menambah tiga gol lagi lewat Edin Dzeko (dua gol) dan David Silva.

2. MU 1-6 City (23 Oktober 2011)

Andrew Yates/AFP
Momen kelabu bagi MU. City mempermalukan tetangganya itu di depan publiknya sendiri, di Old Trafford. Bagi MU, itu adalah kekalahan derby terbesar sejak Januari 1926.

Mario Balotelli membawa City unggul di paruh pertama. City semakin di atas angin pasca dikartu merahnya Jonny Evans di awal babak kedua. Tampil dengan 10 orang, MU justru tetap bernafsu mengejar gol.

Hal ini yang membuat City semakin leluasa mencetak gol tambahan.Β  Balotelli dan Sergio Aguero membawa City kian menjauh sebelum Darren Fletcher memperkecil skor bagi MU.

Menjelang laga berakhir, City yang ketika itu masih dilatih Roberto Mancini justru menambah tiga gol lagi lewat Edin Dzeko (dua gol) dan David Silva.

3. United 4, City 3 (20 September 2009)

Tom Purslow/Man Utd via Getty Images
Michael Owen menjadi pahlawan MU dengan mencetak gol penentu kemenangan atas City di menit-menit akhir laga. Sir Alex Ferguson bahkan melabeli laga ini sebagai "derby terbaik sepanjang masa".

Pertandingan pun berlangsung seru. Kedua tim saling kejar-kejaran dalam mencetak gol. Diawali dengan gol cepat Rooney untuk disamakan oleh Gareth Barry yang memastikan paruh pertama berakhir seimbang.

Lima gol tercipta di babak kedua. MU kembali unggul lewat Fletcher tak lama setelah kickoff tapi untuk kedua kalinya City menyamakan skor berkat gol Crag Bellamy.

Di 10 menit terakhir, Fletcher nyaris memenangkan MU usai mencetak gol keduanya. Akan tetapi, kemenangan yang sudah didepan mata itu pupus lantaran Bellamny membuat gol yang "menyelamatkan" City.

Di menit keenam dari empat menit waktu tambahan yang diberikan, Owen menceploskan bola ke gawang yang dikawal Shay Given sekaligus menjamin kemenangan bagi MU.

3. United 4, City 3 (20 September 2009)

Tom Purslow/Man Utd via Getty Images
Michael Owen menjadi pahlawan MU dengan mencetak gol penentu kemenangan atas City di menit-menit akhir laga. Sir Alex Ferguson bahkan melabeli laga ini sebagai "derby terbaik sepanjang masa".

Pertandingan pun berlangsung seru. Kedua tim saling kejar-kejaran dalam mencetak gol. Diawali dengan gol cepat Rooney untuk disamakan oleh Gareth Barry yang memastikan paruh pertama berakhir seimbang.

Lima gol tercipta di babak kedua. MU kembali unggul lewat Fletcher tak lama setelah kickoff tapi untuk kedua kalinya City menyamakan skor berkat gol Crag Bellamy.

Di 10 menit terakhir, Fletcher nyaris memenangkan MU usai mencetak gol keduanya. Akan tetapi, kemenangan yang sudah didepan mata itu pupus lantaran Bellamny membuat gol yang "menyelamatkan" City.

Di menit keenam dari empat menit waktu tambahan yang diberikan, Owen menceploskan bola ke gawang yang dikawal Shay Given sekaligus menjamin kemenangan bagi MU.

4. MU 1-1 City (21 April 2001)

Gary M Prior/Getty Images
Derby Manchester ini dimainkan setelah MU dipastikan merengkuh titel liga ke-14. Tapi bukan itu yang paling menarik diingat, melainkan tekel horor dari Roy Keane terhadap bek City Alf-Inge Haland.

Memasuki detik-detik terakir pertandingan, kapten MU itu melakukan tekel tinggi yang menerjang lutut Haland. Atas aksinya tersebut wasit tanpa ampun mengganjar Keane dengan kartu merah.

Eks pemain asal Irlandia itu mengaku tekel itu direncanakan lebih dulu sebagai balas dendam karena Haland sudah menuduhnya pura-pura cedera saat keduanya berhadapan (Haland membela Leeds) di 1997.

Pengakuan Keane itupun membuat eks pemain yang memiliki tempramen tinggi tersebut dijatuhi skors lima pertandingan dan denda 150 ribu poundsterling.

Di buku otobiogarfinya, Keane mengakui bahwa dirinya memang sudah menunggu lama untuk melakukan balas dendam terhadap Haland dengan melakukan tekel berbahaya itu.

4. MU 1-1 City (21 April 2001)

Gary M Prior/Getty Images
Derby Manchester ini dimainkan setelah MU dipastikan merengkuh titel liga ke-14. Tapi bukan itu yang paling menarik diingat, melainkan tekel horor dari Roy Keane terhadap bek City Alf-Inge Haland.

Memasuki detik-detik terakir pertandingan, kapten MU itu melakukan tekel tinggi yang menerjang lutut Haland. Atas aksinya tersebut wasit tanpa ampun mengganjar Keane dengan kartu merah.

Eks pemain asal Irlandia itu mengaku tekel itu direncanakan lebih dulu sebagai balas dendam karena Haland sudah menuduhnya pura-pura cedera saat keduanya berhadapan (Haland membela Leeds) di 1997.

Pengakuan Keane itupun membuat eks pemain yang memiliki tempramen tinggi tersebut dijatuhi skors lima pertandingan dan denda 150 ribu poundsterling.

Di buku otobiogarfinya, Keane mengakui bahwa dirinya memang sudah menunggu lama untuk melakukan balas dendam terhadap Haland dengan melakukan tekel berbahaya itu.

5. MU 0-1 City (27 April 1974)

Di menit ke-81, Denis Law membobol gawang MU dengan sebuah tendangan backheel yang memastikan mantan klubnya itu degradasi dari divisi satu Liga Inggris.

Ketika itu MU butuh kemenangan untuk mengindari degradasi, sembari mengharapkan di pertandingan lainnya Birmingham tidak mengalahkan Norwich atau hasil sebaliknya tidak akan memengaruhi apapun hasil derby.

Law, yang sempat berseragam MU dari 1962-1973, paham benar golnya itu bisa menjatuhkan bekas klubnya. Setelah mencetak gol, Law memilih tidak merayakan golnya dan berjalan dengan kepala tertunduk ke luar lapangan sebelum ditarik keluar.

Pertandingan inipun sebetulnya tidak benar-benar berakhir karena suporter MU yang kecewa lantas menyerbu lapangan. Pertandingan kemudian dihentikan namun skor 1-0 untuk kemenangan City tetap dianggap sah.

5. MU 0-1 City (27 April 1974)

Di menit ke-81, Denis Law membobol gawang MU dengan sebuah tendangan backheel yang memastikan mantan klubnya itu degradasi dari divisi satu Liga Inggris.

Ketika itu MU butuh kemenangan untuk mengindari degradasi, sembari mengharapkan di pertandingan lainnya Birmingham tidak mengalahkan Norwich atau hasil sebaliknya tidak akan memengaruhi apapun hasil derby.

Law, yang sempat berseragam MU dari 1962-1973, paham benar golnya itu bisa menjatuhkan bekas klubnya. Setelah mencetak gol, Law memilih tidak merayakan golnya dan berjalan dengan kepala tertunduk ke luar lapangan sebelum ditarik keluar.

Pertandingan inipun sebetulnya tidak benar-benar berakhir karena suporter MU yang kecewa lantas menyerbu lapangan. Pertandingan kemudian dihentikan namun skor 1-0 untuk kemenangan City tetap dianggap sah.
Halaman 2 dari 12
Robin van Persie menandai Derby Manchester pertamanya dengan kemenangan dramatis. Di masa injury time, tendangan bebas striker yang direkrut dari Arsenal itu membentur Samir Nasri dan menaklukkan Joe Hart.

Sebelumnya, dua gol Wayne Rooney di babak pertama sukses membungkam publik Etihad. Namun, Yaya Toure dan Pablo Zabaleta membawa City kembali ke permainan lewat gol-golnya di babak kedua.

Kemenangan 'Manchester Merah' turut diwarnai dengan insiden pelemparan koin dari seorang suporter City kepada Rio Ferdinand yang mengakibatkan luka sobek pada bagian pelipis bek senior Inggris ini.

Robin van Persie menandai Derby Manchester pertamanya dengan kemenangan dramatis. Di masa injury time, tendangan bebas striker yang direkrut dari Arsenal itu membentur Samir Nasri dan menaklukkan Joe Hart.

Sebelumnya, dua gol Wayne Rooney di babak pertama sukses membungkam publik Etihad. Namun, Yaya Toure dan Pablo Zabaleta membawa City kembali ke permainan lewat gol-golnya di babak kedua.

Kemenangan 'Manchester Merah' turut diwarnai dengan insiden pelemparan koin dari seorang suporter City kepada Rio Ferdinand yang mengakibatkan luka sobek pada bagian pelipis bek senior Inggris ini.

Momen kelabu bagi MU. City mempermalukan tetangganya itu di depan publiknya sendiri, di Old Trafford. Bagi MU, itu adalah kekalahan derby terbesar sejak Januari 1926.

Mario Balotelli membawa City unggul di paruh pertama. City semakin di atas angin pasca dikartu merahnya Jonny Evans di awal babak kedua. Tampil dengan 10 orang, MU justru tetap bernafsu mengejar gol.

Hal ini yang membuat City semakin leluasa mencetak gol tambahan.Β  Balotelli dan Sergio Aguero membawa City kian menjauh sebelum Darren Fletcher memperkecil skor bagi MU.

Menjelang laga berakhir, City yang ketika itu masih dilatih Roberto Mancini justru menambah tiga gol lagi lewat Edin Dzeko (dua gol) dan David Silva.

Momen kelabu bagi MU. City mempermalukan tetangganya itu di depan publiknya sendiri, di Old Trafford. Bagi MU, itu adalah kekalahan derby terbesar sejak Januari 1926.

Mario Balotelli membawa City unggul di paruh pertama. City semakin di atas angin pasca dikartu merahnya Jonny Evans di awal babak kedua. Tampil dengan 10 orang, MU justru tetap bernafsu mengejar gol.

Hal ini yang membuat City semakin leluasa mencetak gol tambahan.Β  Balotelli dan Sergio Aguero membawa City kian menjauh sebelum Darren Fletcher memperkecil skor bagi MU.

Menjelang laga berakhir, City yang ketika itu masih dilatih Roberto Mancini justru menambah tiga gol lagi lewat Edin Dzeko (dua gol) dan David Silva.

Michael Owen menjadi pahlawan MU dengan mencetak gol penentu kemenangan atas City di menit-menit akhir laga. Sir Alex Ferguson bahkan melabeli laga ini sebagai "derby terbaik sepanjang masa".

Pertandingan pun berlangsung seru. Kedua tim saling kejar-kejaran dalam mencetak gol. Diawali dengan gol cepat Rooney untuk disamakan oleh Gareth Barry yang memastikan paruh pertama berakhir seimbang.

Lima gol tercipta di babak kedua. MU kembali unggul lewat Fletcher tak lama setelah kickoff tapi untuk kedua kalinya City menyamakan skor berkat gol Crag Bellamy.

Di 10 menit terakhir, Fletcher nyaris memenangkan MU usai mencetak gol keduanya. Akan tetapi, kemenangan yang sudah didepan mata itu pupus lantaran Bellamny membuat gol yang "menyelamatkan" City.

Di menit keenam dari empat menit waktu tambahan yang diberikan, Owen menceploskan bola ke gawang yang dikawal Shay Given sekaligus menjamin kemenangan bagi MU.

Michael Owen menjadi pahlawan MU dengan mencetak gol penentu kemenangan atas City di menit-menit akhir laga. Sir Alex Ferguson bahkan melabeli laga ini sebagai "derby terbaik sepanjang masa".

Pertandingan pun berlangsung seru. Kedua tim saling kejar-kejaran dalam mencetak gol. Diawali dengan gol cepat Rooney untuk disamakan oleh Gareth Barry yang memastikan paruh pertama berakhir seimbang.

Lima gol tercipta di babak kedua. MU kembali unggul lewat Fletcher tak lama setelah kickoff tapi untuk kedua kalinya City menyamakan skor berkat gol Crag Bellamy.

Di 10 menit terakhir, Fletcher nyaris memenangkan MU usai mencetak gol keduanya. Akan tetapi, kemenangan yang sudah didepan mata itu pupus lantaran Bellamny membuat gol yang "menyelamatkan" City.

Di menit keenam dari empat menit waktu tambahan yang diberikan, Owen menceploskan bola ke gawang yang dikawal Shay Given sekaligus menjamin kemenangan bagi MU.

Derby Manchester ini dimainkan setelah MU dipastikan merengkuh titel liga ke-14. Tapi bukan itu yang paling menarik diingat, melainkan tekel horor dari Roy Keane terhadap bek City Alf-Inge Haland.

Memasuki detik-detik terakir pertandingan, kapten MU itu melakukan tekel tinggi yang menerjang lutut Haland. Atas aksinya tersebut wasit tanpa ampun mengganjar Keane dengan kartu merah.

Eks pemain asal Irlandia itu mengaku tekel itu direncanakan lebih dulu sebagai balas dendam karena Haland sudah menuduhnya pura-pura cedera saat keduanya berhadapan (Haland membela Leeds) di 1997.

Pengakuan Keane itupun membuat eks pemain yang memiliki tempramen tinggi tersebut dijatuhi skors lima pertandingan dan denda 150 ribu poundsterling.

Di buku otobiogarfinya, Keane mengakui bahwa dirinya memang sudah menunggu lama untuk melakukan balas dendam terhadap Haland dengan melakukan tekel berbahaya itu.

Derby Manchester ini dimainkan setelah MU dipastikan merengkuh titel liga ke-14. Tapi bukan itu yang paling menarik diingat, melainkan tekel horor dari Roy Keane terhadap bek City Alf-Inge Haland.

Memasuki detik-detik terakir pertandingan, kapten MU itu melakukan tekel tinggi yang menerjang lutut Haland. Atas aksinya tersebut wasit tanpa ampun mengganjar Keane dengan kartu merah.

Eks pemain asal Irlandia itu mengaku tekel itu direncanakan lebih dulu sebagai balas dendam karena Haland sudah menuduhnya pura-pura cedera saat keduanya berhadapan (Haland membela Leeds) di 1997.

Pengakuan Keane itupun membuat eks pemain yang memiliki tempramen tinggi tersebut dijatuhi skors lima pertandingan dan denda 150 ribu poundsterling.

Di buku otobiogarfinya, Keane mengakui bahwa dirinya memang sudah menunggu lama untuk melakukan balas dendam terhadap Haland dengan melakukan tekel berbahaya itu.

Di menit ke-81, Denis Law membobol gawang MU dengan sebuah tendangan backheel yang memastikan mantan klubnya itu degradasi dari divisi satu Liga Inggris.

Ketika itu MU butuh kemenangan untuk mengindari degradasi, sembari mengharapkan di pertandingan lainnya Birmingham tidak mengalahkan Norwich atau hasil sebaliknya tidak akan memengaruhi apapun hasil derby.

Law, yang sempat berseragam MU dari 1962-1973, paham benar golnya itu bisa menjatuhkan bekas klubnya. Setelah mencetak gol, Law memilih tidak merayakan golnya dan berjalan dengan kepala tertunduk ke luar lapangan sebelum ditarik keluar.

Pertandingan inipun sebetulnya tidak benar-benar berakhir karena suporter MU yang kecewa lantas menyerbu lapangan. Pertandingan kemudian dihentikan namun skor 1-0 untuk kemenangan City tetap dianggap sah.

Di menit ke-81, Denis Law membobol gawang MU dengan sebuah tendangan backheel yang memastikan mantan klubnya itu degradasi dari divisi satu Liga Inggris.

Ketika itu MU butuh kemenangan untuk mengindari degradasi, sembari mengharapkan di pertandingan lainnya Birmingham tidak mengalahkan Norwich atau hasil sebaliknya tidak akan memengaruhi apapun hasil derby.

Law, yang sempat berseragam MU dari 1962-1973, paham benar golnya itu bisa menjatuhkan bekas klubnya. Setelah mencetak gol, Law memilih tidak merayakan golnya dan berjalan dengan kepala tertunduk ke luar lapangan sebelum ditarik keluar.

Pertandingan inipun sebetulnya tidak benar-benar berakhir karena suporter MU yang kecewa lantas menyerbu lapangan. Pertandingan kemudian dihentikan namun skor 1-0 untuk kemenangan City tetap dianggap sah.

(rin/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads