Dulu-dulu lawan pasti sudah ngeri duluan jika mendengar nama Old Trafford dan apalagi jika harus bermain di kandang Manchester United, yang musim ini tak lagi angker bagi tamu 'Setan Merah'.
MU - tepatnya saat ditangani Sir Alex Ferguson - jadi tim yang paling ditakuti di kandang dan jarang dalam semusim mereka menderita banyak kekalahan atau bahkan hasil seri.
Suara gemuruh suporter fanatik MU di Stretford End sudah membuat bulu kuduk lawan merinding dan alhasil tampil gugup lalu pulang dengan kepala tertunduk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saking bertuahnya Old Trafford untuk MU dan suporternya, stadion yang dibuka tahu 1910 itu dijuluki Theatre of Dreams, tempat di mana para pemain dapat mewujudkan mimpinya untuk jadi terkenal dan bergelimangan gelar.
Sayangnya bagi MU dan para pendukung setianya, magis Old Trafford seakan hilang musim ini. Old Trafford tak lagi menakutkan untuk lawan-lawan mereka dan justru kerap jadi "kuburan" untuk sang tuan rumah.
Kekalahan 0-3 dari Manchester City dinihari WIB tadi jadi kekalahan keenam MU musim ini di kandang dari 15 partai yang sudah digelar, sekaligus kekalahan kedua beruntun dengan marjin tiga gol, setelah kalah 0-3 dari Liverpool 16 Maret lalu.
Dicatat Infostrada pencapaian buruk itu pertama kalinya dikecap MU setelah 52 tahun lalu saat kalah beruntun dengan marjin minimal tiga gol, dari Burnley dan Blackburn Rovers.
Selain itu MU juga jadi juara bertahan divisi top-flight pertama dalam 51 tahun terakhir setelah Ipswich Town di tahun 1962/1963, yang kalah enam kali di 15 laga kandang pertama.
Tak cuma tim-tim besar macam City, Liverpool atau Tottenham Hotspur yang berhasil mengalahkan MU di kandang, nama-nama seperti West Bromwich Albion, Everton, dan Newcastle United juga bisa menang setelah berpuluh-puluh tahun selalu takluk di Old Trafford.
Bahkan kekalahan beruntun di kandang bukan pertama kalinya musim ini untuk MU, karena Desember lalu pun mereka secara berturut-turut dikalahkan Everton dan Newcastle.
Untuk pertama kalinya juga sejak 1978, MU kalah enam kali di kandang dan ini kian menambah tekanan untuk sang manajer David Moyes yang dinilai belum mampu mempertahankan nama besar serta prestasi klub.
"Kami tidak cukup bagus. Kami tidak bisa kalah enam kali di kandang dalam semusim dan kami harus memperbaiki itu, dan membuat stadion ini kembali ditakuti lawan," sahut Wayne Rooney di MUTV.
Wajar jika kemudian eks bek Leeds United Danny Mills dalam acara Football Today garapan Premier League TV, menyebut bahwa tim-tim lawan kini tak lagi takut saat tandang ke Old Trafford dan mereka sudah berpikir akan bisa mengalahkan tuan rumah.
Jauh hari sebelum Mills bilang seperti di atas, pasca disingkirkan Sunderland di semifinal Piala Liga Inggris, ESPN membuat kolom bertajuk "Theatre of Nigthmares", tempat yang justru angker dan memberi mimpi buruk untuk empunya.
Bisakah MU bangkit atau kian terpuruk? Dua laga terdekat Rooney dkk adalah melawan Aston Villa dan Bayern Munich, yang keduanya dihelat di Old Trafford.
(mrp/rin)











































