Wenger Semakin Yakin Pemain Muda

Jelang Arsenal vs Chelsea

Wenger Semakin Yakin Pemain Muda

- Sepakbola
Sabtu, 11 Des 2004 07:10 WIB
Jakarta - Pelatih Arsenal Arsene Wenger semakin percaya diri dengan deretan pemain mudanya. Mereka pula yang kembali diandalkannya melawan Chelsea. Dua pemain muda paling menonjol dari skuad Wenger sekarang adalah Cesc Fabregas dan Mathieu Flamini. Keduanya mampu menampilkan permainan menawan kala Arsenal menghancurkan Rosenborg 5-1 di Liga Champions pekan lalu. Meski kehadiran mereka awalnya disebabkan karena Wenger tak punya pilihan menyusul kehilangan beberapa pilar karena sanksi dan cedera. namun ketidaksengajaan itu ternyata membawa berkah. Setelah dipasang di dua laga penting (Piala Carling lawan Manchester United dan Liga Champions lawan Rosenborg) kedua pemain muda ini menunjukkan diri menjadi pemain yang bisa diandalkan. "Saya tak memiliki pilihan, namun jujur saja, saya sangat percaya diri. Fabregas memiliki pengalaman yang mengesankan meski dia masih muda," aku Wenger seperti dikutip Yahoo Sport, Sabtu (11/12/2004)."Mereka berdua (Fabregas dan Flamini) tidak bakal terganggu oleh nama besar (lawan) dan takkan merasa tertekan. Mereka hanya akan fokus dengan permainan dan mengekspresikan bakat yang mereka miliki. Jangan lupa mereka juga dikelilingi oleh pemain berpengalaman," tegasnya. Sikap serupa juga ditujukkan Wenger buat Jerman kiper Jens Lehmann dan cadangannya pemuda asal Spanyol, Manuel Almunia. "Debat soal kiper sudah kelewatan. Semua orang boleh beropini namun saya tak merasa perlu menanggapinya," tandas pria asal Prancis ini. "Semangat kami tak pernah bermasalah, yang bermasalah adalah kepercayaan diri karena kami adalah tim yang masih sangat muda. Namun semakin lama kami semakin baik," tukasnya. Keyakinan Wenger kembali akan menghadapi tantangan kala The Gunners harus menghadapi puncak klasemen sementara Chelsea, Minggu besok. Menilik rekor pertemuan, Arsenal masih perkasa jika bermain di Highbury. Malah, satu-satunya kemenangan Chelsea sejak 1990 hanya diperoleh di perempat final Liga Champions tahun lalu. Skor 2-1 memupus harapan Arsenal melaju ke semifinal ketika itu. Akankah skor tersebut berulang ataukah Fabregas menjadi pahlawan? (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads