Manuel Pellegrini tak mau terpengaruh mind games yang dibuat Jose Mourinho. Manajer Manchester City itu berpendapat empat tim teratas tetap mempunyai kans setara berebut gelar juara musim ini.
Liverpool menjadi pemuncak klasemen akhir pekan ini dengan mengalahkan Tottenham Hotspur 4-0. Hasil positif itu menggeser posisi Chelsea (69 poin) yang secara mengejutkan kandas di tangan Crystal Palace 0-1.
Cityβdengan menyimpan dua laga lebih banyak--dan Arsenal yang berbagi angka 1-1 secara berurutan mendiami peringkat ketiga dan keempat dengan nilai 67 dan 64.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Toh, sebelumnya dia kerap menunjukkan mind games kepada rivalnya. Salah satunya dengan mengistilahkan Chelsea sebagai kuda kecil yang ada di antara City dan Arsenal sebagai kuda besar dan menyebut Liverpool sebagai Chihuahua.
βSaya rasa para manajer penting dapat memberikan pentingnya mind games dan saya tak tahu kalau menurut Anda manajer yang memainkan mind games lebih cerdik, saya tak berpikir begitu,β kata Pellegrini kepada Sky Sport.
βSaya tidak tahu apa yang dikatakan Mourinho, dan saya tidak tahu pola pikirnya. Tapi bukan tugas saya untuk menganalisis apa yang dibilang Mourinho. Ini tugas Anda,β ucap orang Chile itu.
βMenurut saya empat tim ini mempunyai opsi yang sama untuk memenangi titel juara. Semua tim ada pada posisi berdekatan, dengan terpaut sedikit poin, enam pertandingan tersisa. Kami mempunyai delapan laga lagi dan kami harus memenangkan enam poin di tangan,β ungkap manajer 60 tahun itu.
Namun, dengan dua laga sisa lebih banyak bukan berarti City diuntungkan. Sebab, dua pertandingan tunda itu belum jaminan bisa dimenangi.
βKami tak mempunyai enam poin lebih banyak, kami menyimpan dua laga tunda, itu bukan soal yang sama maka saya pikir semua tim mempunyai kans yang sama besar,β sahut dia.
(fem/rin)











































