Arsenal Diminta Prioritaskan Piala FA

Arsenal Diminta Prioritaskan Piala FA

- Sepakbola
Kamis, 10 Apr 2014 12:26 WIB
Arsenal Diminta Prioritaskan Piala FA
Getty Images/Laurence Griffiths
London - Arsenal masih punya dua misi tersisa di sisa musim ini: mengejar trofi Piala FA dan finis empat besar di liga. Menurut kiper legendaris David Seaman, The Gunners sebaiknya memprioritaskan misi pertama.

Piala FA memberi peluang paling besar bagi Arsenal untuk mengakhiri puasa gelar mereka sejak 2005. Di kompetisi ini, Arsenal sudah sampai babak semifinal dan akan berhadapan dengan Wigan Athletic pada akhir pekan ini. Kalau bisa melewati Wigan, mereka akan ditantang oleh Hull City atau Sheffield United di partai puncak.

Sementara itu, di Liga Primer Inggris, Arsenal menghuni posisi keempat. Peluang juara mereka sudah nyaris tertutup karena mereka tertinggal sepuluh poin dari Liverpool dengan lima laga tersisa.

Arsenal juga belum aman di zona empat besar. Everton yang berada di posisi kelima akan menggeser mereka kalau menang pada akhir pekan ini.

Di mata Seaman, sebuah trofi Piala FA akan lebih berharga dan bermanfaat untuk Arsenal dalam jangka panjang daripada sekadar finis empat besar dan lolos ke Liga Champions. Pasalnya, 'Meriam London' sudah begitu lama tak mengangkat piala sejak jadi juara Piala FA 2005.

"Saya akan memprioritaskan memenangi Piala FA di atas finis empat besar," tutur Seaman di Mirror.

"Arsenal sudah berada di Liga Champions sejak kompetisi itu dimulai. Tampaknya itu tak berarti apa-apa. Itu memang pencapaian yang hebat, tapi kami ingin memenangi sesuatu dan Piala FA akan bagus."

"Bagi Arsenal, memenangi trofi sangat berarti dalam delapan tahun terakhir. Tekanannya makin besar dan semua orang telah menganggap 'Anda tak memenangi apa-apa'."

"Saya sangat ingin mereka memenangi Piala FA. Memenangi Piala FA dan finis empat besar, maka saya pikir semua orang akan bahagia di Arsenal."

"Tapi, tekanannya membesar dan makin berat dan makin berat. Emirates sangat lapar trofi."

"Piala FA masih sangat prestisius. Saya memenanginya empat kali, kalah di final sekali. Saya tak akan pernah melupakan pertandingan final dan bahkan pertandingan babak ketiga ketika Anda bertemu lawan-lawan dari non-liga," kata penjaga gawang Arsenal pada periode 1990-2003 ini.

(mfi/nds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads