Persaingan ketat Manchester City dan Liverpool musim ini menuju titel juara Premier League sudah menghadirkan riak-riak kecil di dalam keluarga Toure, yang mana dua anggotanya terlibat dalam rivalitas itu.
Setidaknya ini yang dikatakan oleh Yaya Toure, yang mana timnya City kini memuncaki klasemen dengan keunggulan selisih gol dari Liverpool, klub yang diperkuat oleh sang kaka Kolo Toure.
Baru di musim ini keduanya tidak setim setelah Kolo dilepas musim panas lalu dan justru bersama Liverpool jadi pesaing berat City di pekan-pekan terakhir ini. Sebelumnya kakak-beradik itu selalu ada dalam satu tim sejak Yaya pindah ke City tahun 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu saja ini membawa pengaruh pada keluarga kami, sangat-sangat sulit. Anda tidak bisa membayangkan betapa sulitnya," ujar Yaya seperti dilansir Sky Sports.
"Sebagai keluarga Anda harus bisa seimbang - mereka terbagi-bagi. Benar-benar tidak bisa dibayangkan bahwa olahraga bisa memecah belah seperti ini," sambungnya.
"Jika kakak saya yang menjadi juara maka saya turut berbahagian untuknya. Akan sangat luar biasa untuknya."
"Tapi apapun yang saya laukan saya selalu ingin menang - saya akan selalu sama seperti itu. Saya hanya akan bisa kalah jika ada yang lebih baik dari kami."
"Tapi saat ini masih ketat persaingannya - Liverpool masih punya peluang, begitu pun Chelsea - jangan lupakan mereka dua kali mengalahkan kami. Ini akan sangat menarik."
"Keluarga tidak mau membela siapapun. Kami tidak tahu bagaimana akhirnya."
"Mereka hanya bilang 'tim terbaik akan jadi juara'. Mereka tahu kedua tim punya kualitas untuk memenanginya. Jadi kita tunggu saja," demikian dia.
(mrp/rin)










































