Mourinho Tak Harapkan Kado Natal
Minggu, 26 Des 2004 12:50 WIB
Jakarta - Pelatih Chelsea Jose Mourinho tak mengharapkan "kado Natal" saat mendampingi anak asuhnya menghadapi Aston Villa. Kado yang sesungguhnya diharapkannya adalah di bulan Mei tahun depan. Boxing day, alias hari bertukar boks kado Natal, buat para peserta Liga Primer kerap dijadikan momen bagi pemain untuk memberi hadiah kemenangan kepada para pendukung. Machester United sudah menargetkan untuk meneruskan pemberian kado Natal yang tak pernah absen mereka beri sejak 25 tahun terakhir kepada para pendukungnya. Sementara Arsenal berniat memberi hadiah berupa raihan tiga angka atas Fulham.Namun Mourinho rupanya tak terlalu menganggap periode Natal adalah sesuatu yang istimewa. Ia justru mengharapkan kado yang sesungguhnya di bulan Mei tahun depan yaitu juara kompetisi. "Tantangan terbesar akan datang di akhir musim. Periode Natal buat saya tak ada artinya," ucap mantan pelatih FC Porto ini seperti dikutip AFP, Minggu (26/12/2004). Meski lebih mementingkan kemenangan di periode akhir kompetisi, bukan berarti Mourinho mengesampingkan pentingnya kemenangan atas Villa. Pasalnya mereka hanya berselisih lima angka dari tim peringkat kedua Arsenal. "Kami tahu beberapa hari mendatang kami harus menghadapi empat pertandingan yang sulit dan akan sangat normal jika anda kehilangan angka. Namun tantangan jangka pendek adalah mendapatkan angka maksimal dari empat pertandingan ini dan mengontrol keunggulan lima angka dengan peringkat kedua," imbuhnya. Chelsea hanya berselisih lima angka dari Arsenal dan peringkat ketiga Everton, yang hanya kalah selisih gol dari The Gunners. Selain keduanya, Chelsea juga masih dipepet MU, yang kini ketinggalan 9 angka. (mel/)










































