Louis van Gaal menemukan salah satu masalah pertamanya di Manchester United. Tidak banyaknya stok bek tengah telah memaksanya menaruh seorang gelandang pada posisi tersebut.
Dengan perginya Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic, United kini hanya tinggal punya Chris Smalling, Jonny Evans, dan Phil Jones sebagai bek tengah di skuat utama. Buat Van Gaal, ini tidak cukup.
Dengan keinginannya memainkan formasi 3-5-2 memakai tiga bek sejajar, otomatis ketiganya akan langsung dimainkan. Sementara pelapis mereka amatlah minim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di antara Keane dan Blackett --keduanya adalah anggota tim reserve--, hanya Keane yang berposisi asli sebagai bek tengah. Sedangkan Blackett aslinya adalah bek kiri.
"Saya tidak punya pemain bertahan lagi. Saya harus memilih seorang pemain (Fletcher) yang bisa melakukan tugas sebagai bek tengah, tapi dia tidak cocok untuk posisi tersebut," ujar Van Gaal di situs resmi klub.
United sendiri dikait-kaitkan dengan beberapa bek tengah di bursa transfer kali ini. Bek Borussia Dortmund, Mats Hummels, disebut jadi incaran utama. Sementara bek Feyenoord, Stefan de Vrij, disebut sebagai opsi lain jika gagal mendapatkan Hummels.
(roz/mrp)











































