Manchester United susah payah mengalahkan Valencia 2-1 di laga pramusim terakhirnya. Meski senang dengan kemenangan ini, manajer MU Louis van Gaal menilai itu adalah performa terburuk timnya.
Usai berimbang tanpa gol di paruh pertama, Darren Fletcher menciptakan gol pembuka di menit ke-49. Skor imbang terjadi setelah Rodrigo mencetak gol balasan di menit ke-71 usai memanfaatkan kesalahan Tom Cleverley.
Saat pertandingan tampak akan berakhir seri, Marouanne Fellaini muncul sebagai pembeca. Masuk menggantikan Ander Herrera di menit ke-76, Fellaini menentukan kemenangan 'Setan Merah' lewat golnya yang tercipta beberapa detik menjelang laga usai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir ini adalah pertandingan terburuk kami sejauh ini," ungkap Van Gaal kepada MUTV. "Anak-anak terlalu bernafsu memperlihatkan kapasitas mereka seperti di Amerika Serikat. Ada banyak operan, pilihan yang salah dan kami tidak menekan dengan baik."
"Terlepas dari itu, saya pikir Valencia adalah tim yang sangat baik, sangat nyaman dengan bola jadi memang tidak gampang untuk menekan mereka."
"Terlepas dari itu juga, kami mendominasi permainan -- hanya dalam 15 menit di babak kedua kami tidak mendominasi. Pada akhirnya, kami adalah pemenangnya karena kami bertarung hingga menit akhir. Itu adalah sebuah sinyal bagus, saya percaya itu."
MU akan menerima tantangan Swansea City saat bertatap muka di laga perdana liga pada Sabtu (16/8/2014) malam nanti. Hasil apik di pramusim jelas akan menyuntikkan rasa percaya diri juara liga 20 kali itu.
"Kami butuh waktu tapi kami berhasil memenangi setiap pertandingan sampai saat ini dan itu hasil fantastis melihat lawan-lawan yang kami hadapi," lanjut Van Gaal.
"Kami sekarang punya rasa percaya diri yang besar untuk bermain melawan Swansea City," imbuh pria Belanda ini.
(rin/cas)










































