Manchester United tampaknya masih harus menjalani musim yang suram. Sejauh ini pergantian manajer belum membuat 'Setan Merah' kembali ke habitat yang dibangun Sir Alex Ferguson.
MU belum juga merasakan kemenangan. Hasil negatif yang dibuat kali ini kian menyakitkan karena Wayne Rooney dkk. tumbang di tangan klub yang bermain di League One alias kasta ketiga Liga Inggris MK Dons empat gol tanpa balas di Stadium mk, Milton Keynes pada Rabu (27/8/2014) dinihari WIB. MU pun tersingkir di babak kedua Piala Liga Inggris.
Kekalahan itu memperpanjang rekor tak pernah menang yang dibuat MU musim ini. Musim reguler MU setelah dibesut manajer baru Van Gaal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada tur pramusim di International Campions Cup, MU mencatatkan serentetan kemenangan dan berakhir dengan sukses membawa pulang trofi. Simak saja, MU menggasak AS Roma 3-2 dan memetk hasil imbang dari Inter Milan. Kemudian sukses mengandaskan Real Madrid 3-1 dan menghabisi Liverpool dengan skor yang sama di partai final.
Tapi hasil manis itu tak berlanjut Premier League. Dari dua laga yang sudah dilakoni The Red Devils baru mengantongi satu poin setelah kalah dari Swansea 1-2 dan hanya seri dari Sunderland. Kekalahan dari MK Dons itu membuat fans mulai was-was MU bisa menghentikan keterpurukan era David Moyes.
Torehan yang dicatatkan MU dalam tiga laga pertama memang tak bisa tidak mengingatkan hasil polesan Moyes musim lalu. Polesan yang membuat MU terhenti di urutan ketujuh papan klasemen akhir Premier League. MU pun harus absen dari ajang di level Eropa.
Malah, bisa dibilang Moyes mencatatkan sedikit hasil yang lebih baik. sebelum memasuki kompetisi reguler, Moyes membuat MU meraih trofi dengan mendapatkan trofi Community Shield. Kala itu MU menang atas Wigan Athletic 2-0.
Nah, poin lebih baik itu dibuat Moyes pada awal Premier League dengan kemenangan besar 4-1 atas Swansea. MU juga bisa menahan imbang Chelsea 0-0 di laga berikutnya. Tapi, penampilan MU naik turun kemudian dengan Old Trafford makin akrab dengan kekalahan. Termasuk kalah dari West Bromwich Albion 1-2 di kandang. Hasil inilah yang menuai kritik pedas dari media-media se-Inggris Raya.
Dalam perjalanannya Moyes makin tak berdaya. Dia kemudian membuat MU mencatatkan sederet torehan baru dalam rekam jejak mereka. Di antaranya, untuk pertama kalinya semenjak musim 1969/1970 MU kalah dua kali dalam satu musim dari Everton. Musim lalu, MU juga membukukan kekalahan terbanyak di Old Trafford di satu kompetisi dalam 12 tahun terakhir.
Di ajang lain, Moyes juga tak bisa membuat MU bersinar. Saat Premier League memasuki laga-laga terakhir, MU tersingkir dari Piala FA, Piala Liga dan makin tak punya harapan ke Liga Champions.
Seruan Moyes out pun makin hari makin marak didengungkan. Lewat tagar #moyesout atau meme yang melibatkan Moyes dengan berbagai manuvernya.
Secara keseluruhan, kesuraman di awal kompetisi tak berujung happy ending. MU terpuruk di urutan ketujuh dan akhirnya Moyes harus melepas jabatan itu. Bersama Van Gaal akankah MU mengulangnya lagi?Β
(fem/a2s)











































