Penggunaan Video Kian Mendesak

Penggunaan Video Kian Mendesak

- Sepakbola
Rabu, 05 Jan 2005 18:01 WIB
Jakarta - Penggunaan alat bantu video dalam pertandingan sepakbola semakin mendesak. Hal ini menjadi isu penting setelah pertandingan kontroversi Machester United vs Tottenham Hotspur.Pada pertandingan di Old Trafford, Rabu (5/1/2005), MU bermain tanpa gol dengan Spurs. Namun pertandingan ini menjadi ramai dibicarakan karena keputusan wasit yang kontroversial.Di menit akhir pertandingan, pemain Spurs Pedro Mendes melepaskan tendangan lambung dari jarak sekitar 50 meter. Kiper Roy Carroll yang seakan sudah siap memeluk bola, ternyata melakukan kesalahan. Bola terlepas dan masuk hingga satu meter dari garis gawang.Namun hakim garis Rob Lewis yang berada hampir di garis tengah lapangan tidak bisa melihat bola sudah melewat garis. Sementara wasit Mark Clattenburg yang memimpin pertandingan pun posisinya tidak menguntungkan. Akibatnya dianggap tidak terjadi gol.Kejadian ini memancing reaksi keras dari Mendes yang golnya dianulir. "Itu adalah gol yang sangat indah. Jelas sekali sudah melewati garis. Selama karir saya tidak pernah melihat yang sudah masuk sejauh itu, tetapi tidak dianggap gol," ketusnya, seperti dilansir BBC, Rabu (5/1/2005).Pelatih Spurs, Martin Jol juga merasa sangat kesal dengan keputusan wasit. Namun demikian Jol bisa memahami posisi wasit yang tidak menguntungkan. "Kami merasa dirampok. Kita tidak membicarakan satu atau dua sentimeter, tetapi hampir satu meter di dalam gawang. Tetapi memang sangat sulit bagi hakim garis dan wasit untuk melihatnya," ujar Jol.Pelatih MU Alex Ferguson yang dulu keberatan dengan penggunaan alat bantu video, kini merubah pandangannya. "Yang saya tentang dulu adalah mengenai waktu yang terbuang jika melihat video. Tetapi saya kemudian membaca artikel yang mengusulkan, jika dalam 30 detik tidak ada keputusan maka pertandingan harus dilanjutkan," kilahnya.Dengan batasan 30 detik, maka itu akan sama dengan perkiraan waktu untuk tiap tendangan bebas, tendangan gawang atau sepak pojok. Sehingga dengan demikian penggunaan video tidak dianggap membuang-buang waktu.Sementara itu pelatih Arsenal Arsene Wenger yang sejak dahulu mendukung penggunaan video, kini semakin lantang berbicara. "Ketika seluruh dunia melihat seharusnya ada gol di Old Trafford, itu hanya memperkuat apa yang saya katakan. Seharusnya digunakan alat bantu video," tegasnya. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads