Angel Di Maria yang paling disorot oleh CIES Football Observatory, badan analisis dan statistik sepakbola yang bermarkas di Swiss. Badan yang berafiliasi dengan Universitas Neuchatel itu menilai MU terlalu tinggi menaksir harga pemain internasional Argentina itu. Di Maria diboyong dari Real Madrid ke MU dengan nilai transfer 59,7 juta poundsterling atau setara dengan Rp 1,16 triliun.
Penilaian itu dibuat CIES dengan banyak parameter. Faktor-faktor yang digunakan adalah nilai transfer sebelumnya, usia pemain, sisa durasi kontrak, level klub si pemain, jumlah laga yang dimainkan, gol yang dibuat, jumlah assist, dribble dan tackles. Selain itu, penilaian juga memperhatikan timnas yang dieprkuat si pemain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu saja, Di Maria adalah seorang pemain yang luar biasa. Nilai itu muncul terkait dengan hasil yang buruk (MU) di awal musim, hasil yang tidak bagus di musim lalu, dan fakta kalau pemain tidak benar-benar ingin meninggalkan Real Madrid serta Real Madrid tidak ingin dan tak mempunyai keharusan untuk melepas si pemain." kata Raffaelle Poli, co-founder CIES, seperti dikutip BBC.
Selain itu, Poli juga menilai MU terlalu tinggi menakar Ander Herrera. Menurut Poli, Herrera punya harga 13 juta poundsterling tapi MU sudah membayar klausul buy out-nya sebesar 29 poundsterling. Begitu pula ketika MU mendatangkan Luke Shaw. Nilai bek 18 tahun itu seharusnya kurang dari 27 juta poundsterling plus biaya ini itu 5 juta poundsterling.
Jika MU harus membayarkan harga yang lebih mahal, Liverpool dinilai melego Luis Suarez ke Barcelona dengan banderol terlalu murah. Tapi Liverpool juga mendapatkan Mario Balotelli dengan nilai di bawah harga yang pantas diterima si pemain internasional Italia itu.
"Balotelli berkebalikan dengan Di Maria. (Nilai) Balotelli dipengaruhi perilaku di masa lalu. Baik di dalam atau di luar lapanganβ¦..itu juga merefleksikan harga," ucap Poli.
Selain beberapa pemain di atas yang tak mendapatkan harga yang pas, CIES juga merilis nama-nama pemain lain yang ada di nilai yang seharusnya. Di antaranya, demba Ba, Romelu Lukaku, Alvaro Morata dan Danny Welbeck.
(fem/mfi)











































