Menjadi pemain yang menyandang status termahal di Liga Inggris tak mau terlalu dipikirkan Angel Di Maria. Yang lebih penting buatnya adalah bekerja keras membantu Manchester United kembali ke performa terbaik.
Rekor transfer termahal Premier League pecah setelah MU membayar 59,7 juta poundsterling untuk memboyong Di Maria dari Real Madrid. Dengan transfer tersebut Di Maria jadi pemain termahal kelima di dunia, di belakang Gareth Bale, Cristiano Ronaldo, Luis Suarez dan James Rodriguez.
Dengan harga mahal yang dikenakan padanya, Di Maria diharapkan bisa membantu MU kembali bangkit dan ikut bersaing di Liga Inggris setelah musim lalu terpuruk di posisi delapan. Terkait nilainya yang sangat tinggi, Di Maria tak mau memusingkan hal tersebut karena yang terpenting buatnya adalah mengupayakan yang terbaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan musim lalu berhasil membuat 17 assist di Santiago Bernabeu, Di Maria diharapkan bisa mengulang prestasi tersebut di Old Trafford. Umpan-umpannya diharapkan bisa memanjakan Robin van Persie atau Radamel Falcao yang baru diboyong dari AS Monaco.
"Sangat menyenangkan bisa bermain dengan Van Persie dan Rooney. Buat saya itu mimpi yang menjadi nyata bisa bermain di Premier League. Dan saya lebih gembira lagi karena bisa bermain bersama pemain-pemain penting, dengan mereka yang sebelumnya saya lihat di televisi."
"Latihan di sini lebih ke fisik dibanding saat di Spanyol. Di sepakbola, pemain sangat dituntut fisiknya, sangat cepat dan saya harus beradaptasi secepat mungkin untuk membuat segalanya membaik," tuntas dia.
(din/din)










































