Bermain di berbagai klub Eropa, Van der Sar meraih banyak kesuksesan saat memperkuat Ajax Amsterdam dan MU. Banyak gelar yang didapatnya bermain di dua klub itu termasuk sederet trofi Premier League, Eredivisie, Liga Champions, dan Piala Dunia Antarklub/Piala Interkontinental.
Van der Sar kemudian memutuskan pensiun di akhir musim 2010/2011 dan MU lantas mendatangkan David de Gea dari Atletico Madrid sebagai penerusnya. Awalnya perekrutan De Gea sebagai kiper utama MU mendapat kritik mengingat namanya belum banyak dikenal orang saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini De Gea sudah menancapkan kukunya sebagai salah satu kiper top Eropa dan MU pun tinggal menimba keuntungan dari transfer mahalnya yang berkisar sekitar 20 juta poundsterling itu.
Apalagi dengan kedatangan Louis van Gaal sebagai manajer baru, De Gea pun kian dekat mengikuti jejak atau menjadi seperti Van der Sar karena ada sosok pelatih kiper yang membuat besar nama Van der Sar. Orang itu adalah Frans Hoek yang melatih Van der Sar semasa masih di Ajax.
"Bagi saya dan kiper-kiper lainnya ini adalah sistem baru. Sistem latihannya baru bagi kami, tapi dia tahu segalanya soal kiper dan penempatan posisi," ujar De Gea di Mirror.
"Dia ingin kami lebih melatih positioning saat menghadapi umpan silang dan tembakan serta tentunya untuk lebih sering memainkan bola. Dia menekankan sangat penting untuk kiper ikut andil dalam membangun serangan," sambungnya.
"Dia kadang menghentikan latihan dan selalu bilang pada kami mana yang sudah baik, mana yang masih kurang. Itu penting untuk kami."
"Yang terpenting adalah saya belajar banyak darinya positioning. Saya pikir itu sangat penting untuk kiper berada di posisi yang bagus karena jika Anda melakukannya, Anda akan punya banyak waktu untuk berpikir banyak hal."
"Kami selalu menonton DVD pertandingan-pertandingan sebelumnya dan kami juga berdiskusi soal itu. Penting untuk melihat permainan Anda dan memperbaikinya. Kami harus konsentrasi setiap saat dan terus berbicara serta meneriaki para bek. Menjadi kiper di Manchester United, Anda harus fokus setiap saat."
"Anda harus selalu siap meski Anda jarang memegang bola dalam pertandingan," demikian dia.
Meski MU tampil masih inkosisten musim ini, De Gea termasuk pemain yang mendapat pujian. Sejauh ini di Premier League gawangnya sudah kebobolan 9 gol dari 6 laga.
(mrp/nds)










































