Polemik soal penolakan Raheem Sterling untuk dimainkan sebagai starter di tim nasional Inggris masih bergulir. Ada yang pro dan ada yang kontra. Dari sisi yang pro pada Sterling, tersebutlah nama asisten manajer Manchester United, Ryan Giggs.
Sterling meminta tidak dimainkan sebagai starter pada laga antara Estonia vs Inggris akhir pekan lalu. Gelandang Liverpool tersebut menyampaikan langsung permintaannya itu kepada pelatih timnas Inggris, Roy Hodgson, yang lantas disambut dengan anggukan setuju oleh Hodgson.
Sterling bukannya tanpa alasan mengajukan permintaan tersebut. Pemain berusia 19 tahun itu mengaku dirinya kelelahan dan karenanya tidak berada dalam kondisi 100% untuk bermain sebagai starter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, eks pemain Liverpool, seperti Robbie Fowler, justru membela Sterling. Fowler mengatakan, Sterling bertindak benar karena jika dimainkan sebagai starter dalam kondisi tidak 100%, Sterling hanya akan jadi penghambat tim. Dengan demikian, kata Fowler, secara tak langsung Inggris bermain dengan 10 orang.
Eks pemain Liverpool lainnya, Jamie Carragher dan Jamie Redknapp, justru mempertanyakan Hodgson. Mereka menyebut, tak seharusnya Hodgson mengungkapkan permintaan Sterling itu kepada khalayak ramai.
Kini, giliran Giggs yang memberikan komentar. Menurut pria asal Wales ini, sebagai seorang pelatih, sudah sepatutnya Hodgson berhati-hati dalam menjaga seorang pemain muda. Giggs juga yakin, Sterling bukannya tidak profesional, namun saat itu sungguh-sungguh merasa sedang tidak bugar.
"Memang sulit untuk seorang pemain muda. Dia adalah pemain yang eksplosif, pemain yang menarik, tipe pemain yang membuat Anda rela mengeluarkan uang untuk menontonnya bermain. Cuma, sayang, dia adalah pemain Liverpool, yang mana merupakan rival kami," ujar Giggs seperti dilansir Sky Sports.
"Tapi, dia adalah pemain yang bertalenta dan Anda harus hati-hati memperlakukan pemain muda sepertinya. Pesepakbola punya karier yang pendek dan tiap pesepakbola harus memikirkan masa depannya."
"Dari pengalaman pribadi saya, saya selalu ingin berlatih dan bermain setiap hari. Saya yakin, dia juga begitu," kata Giggs.
Beban Sterling sebagai pemain yang baru berusia 19 tahun memang terbilang relatif berat. Dengan usia sedemikian muda, dia sudah jadi salah satu andalan di klub dan tim nasional. Tercatat, dari tujuh laga Liverpool di Premier League musim ini, Sterling main sebagai starter di enam di antaranya.
(roz/fem)











































