Seperti telah diberitakan sebelumnya, Oezil mengalami cedera lutut. Ada perbedaan perkiraan absen untuk si pemain antara timnas Jerman dan Arsenal.
Kepastian cedera Oezil memang terlebih dahulu diberikan oleh tim medis Jerman. Saat dipersiapkan untuk tampil di laga Kualifikasi Piala Eropa kontra Polandia, Oezil mengeluhkan masalah pada lututnya. Pemindaian kemudian dilakukan dan diketahui pemain 25 tahun itu harus absen 10-12 pekan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait cedera ini, disebut-sebut Wenger sudah mengetahui cedera ini saat Arsenal bertandang ke Chelsea awal bulan lalu. Tapi manajer 64 tahun itu menyangkal, meski menyebut si pemain sempat mengeluhkan sedikit sakit di lututnya di laga itu.
"Dia tak mengatakan apapun kepada saya selama pertandingan tersebut. Saya bahkan tidak tahu. Saat jeda laga, sebelum kami keluar lapangan, fisioterapis berkata pada saya bahwa Oezil merasakan sedikit sakit di lututnya, tapi tidak buruk dan dia mau terus bermain," kata Wenger dikutip Sky Sports.
"Saya katakan padanya 'kalau kamu merasa dalam kondisi tidak oke, bilang pada saya dan saya akan segera menggantimu'. Dia tidak melakukannya dan saya membiarkannya untuk menjalani keseluruhan laga karena kami butuh mencetak gol dan dia bisa memberikan umpan akhir yang berujung peluang," lanjutnya.
"Kemudian dia pergi bersama timnas Jerman dan mereka berpikir pada awalnya tidak ada masalah apa-apa. Dia seharusnya mulai latihan pada hari Rabu dan paginya dia berkata dia belum bisa berlatih. Mereka membawanya untuk melakukan pemindaian dan mengetahui bahwa dia menderita cedera ligamen lutut yang cukup serius," demikian dia.
(raw/roz)











































