Mourinho Puji Evolusi Oscar

Mourinho Puji Evolusi Oscar

- Sepakbola
Senin, 20 Okt 2014 12:15 WIB
Mourinho Puji Evolusi Oscar
Getty Images/Paul Gilham
London -

Jose Mourinho menyebut bahwa Oscar bukanlah sekadar pemain "nomor 10" biasa. Menurutnya, jika pemain "nomor 10" klasik biasa membawa bola di kakinya, Oscar punya gaya main yang lebih komplet.

Classic number 10 atau nomor 10 klasik adalah istilah yang biasa disematkan kepada pemain yang jadi pusat permainan tim. Biasanya, pemain ini beroperasi tepat di belakang pemain depan dan punya kepiawaian dalam menggiring bola, mengoper, sampai melepaskan terobosan. Pemain-pemain tipe nomor 10 klasik inilah yang kerap dijadikan playmaker sebuah tim.

Oscar adalah salah satu pemain yang bisa dimainkan sebagai "nomor 10". Namun, di tangan Jose Mourinho, cara Oscar bermain mengalami perubahan. Dia tidak lagi beroperasi di belakang seorang penyerang untuk mengatur serangan, namun kerap mundur jauh ke belakang. Mourinho pun menyebut, Oscar yang saat ini adalah seorang "nomor 10" yang tidak bisa dikategorikan sebagai "nomor 10".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oscar yang sekarang, disebut Mourinho, punya pemahaman taktik yang lebih menyeluruh, tidak hanya sekadar bisa mengontrol permainan dari sepertiga akhir lapangan saja.

"Oscar, pada saat ini, bukanlah seorang pemain 'nomor 10'," ujar Mourinho kepada Sky Sports.

"Dia berevolusi, secara mental, secara taktik, yang kemudian membuatnya bisa berkembang jadi pemain yang fantastis. Apakah dia juga masih berkembang secara fisik? Tentu saja. Orang kadang lupa bahwa dia masih muda," lanjut Mourinho mengenai pemain berusia 23 tahun tersebut.

Mourinho kemudian menjelaskan gaya main Oscar kala menghadapi Crystal Palace akhir pekan lalu. Dia menyebut, Oscar bertukar posisi dengan lugas dengan Cesc Fabregas.

Tahu bahwa Fabregas juga jadi titik awal serangan Chelsea, manajer Palace, Neil Warnock, memberlakukan man-to-man marking kepada gelandang asal Spanyol tersebut. Yang diserahi tugas untuk mengawal Fabregas adalah James McArthur.

Dengan cerdik, taktik itu diubah Mourinho untuk menjauhkan McArthur dari area tengah. Fabregas bergerak menjauh dari area tengah untuk menarik McArthur, sementara Oscar bergerak lebih ke dalam. Dengan area tengah yang lebih lapang, Oscar leluasa mengontrol permainan tim bersama dengan Nemanja Matic.

"Di babak pertama, ketika mereka memainkan McArthur untuk menjaga Fabregas dengan satu lawan satu, saya justru senang."

"Fabregas membawa McArthur menjauhi lini tengah dan Oscar turun ke dalam untuk mengatur permainan. Lalu, Oscar dan Matic betul-betul mengontrol pertandingan buat kami," kata Mourinho.

(roz/mfi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads