Di tengah hujan kritik yang sedang diterimanya karena penampilannya memble bersama Liverpool, Mario Balotelli kembali terlibat dalam kontroversi. Walhasil, Balotelli mesti siap-siap diperiksa polisi.
Striker Liverpool itu dilaporkan telah mengancam seorang wanita karena dianggap memotret mobil Ferrarinya. Dia adalah seorang tetangga dari ibu biologis Balotelli yang tinggal di daerah Wythenshawe.
Kejadiannya berawal ketika penyerang internasional Italia itu menyambangi sang ibu, Rose Barwuah, sekitar pukul 3 sore pada Kamis (23/10). Ia memarkir mobilnya, Ferrari F12 Barlinetta, di area tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wanita itu, yang minta tidak disebutkan namanya, mengaku dirinya sedang mengunjungi ibunya saat itu dan Balotelli membuatnya ketakutan dengan kata-kata kasarnya.
"Saya bahkan tidak mengambil foto apapun. Dia datang dan melihat melalui jendela, dia memakai kupluk rajut warna hitam dan membuatku sedikit ketakutan," ucap wanita yang diduga korban itu kepada M.E.N.
"Kemudian saat aku tiba di pintu dia mendekatiku dan menunjuk-nunjuk wajahku dan bilang 'Anda mengambil gambar mobilku' dan aku terus bilang kepada dia 'tidak, aku tidak mengambil gambar'.
"Kemudian dia bilang 'jika Anda melakukan sesuatu dengan foto-foto itu, aku akan kembali. Aku memperingatkan Anda,' yang menurutku itu adalah sebuah ancaman langsung. Aku tidak peduli siapa dia dan aku tidak ingin diancam seperti itu oleh siapapun, dia adalah pria yang besar dan bagiku saat itu begitu menakutkan."
Kepolisian Greater Manchester menyatakan sedang menangani kasus ini. Semua pihak terkait akan segera dimintai keterangannya.
"Kami sedang menyelidiki sebuah laporan dari tindakan pengancaman. Para petugas akan berbicara ke semua pihak pada waktunya," ucap seorang juru bicara.
Balotelli baru menyumbang satu gol dalam 10 penampilannya di seluruh kompetisi bersama Liverpool di musim ini. Kritik segar diterima Balotelli setelah dinilai tak berkontribusi saat timnya dibekuk Real Madrid 0-3 dan melakukan tukar kaus dengan pemain lawan saat half-time yang membuat manajer Brendan Rodgers berang.
(rin/din)











































