Memberi Acungan Jempol pada West Ham dan Allardyce

Memberi Acungan Jempol pada West Ham dan Allardyce

- Sepakbola
Selasa, 28 Okt 2014 12:59 WIB
Memberi Acungan Jempol pada West Ham dan Allardyce
Getty Images/Ian Walton
London -

Setelah sembilan pekan berlalu di Premier League, West Ham United jadi salah satu tim yang layak diacungi jempol. Bisa dilihat, West Ham kini tengah duduk di zona empat besar klasemen.

Dari sembilan pertandingan, West Ham telah mengoleksi lima kemenangan, satu hasil imbang, dan menelan tiga kekalahan. Dua dari lima kemenangan yang mereka raih didapat dari dua tim raksasa Premier League, yakni Liverpool dan Manchester City.

Liverpool mereka tekuk 3-1, sementara City mereka kalahkan 2-1. Kedua kemenangan itu mereka koleksi kala bermain di kandang sendiri, The Boleyn Ground.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jose (Mourinho) langsung mengirim sms pada saya, 'Well done, Big Man!'," kata manajer West Ham, Sam Allardyce, seperti dilansir BBC usai kemenangan atas City akhir pekan lalu.

"Ini menunjukkan betapa pentingnya kemenangan ini buat dia, apalagi buat kami," lanjut Allardyce.

Kemenangan West Ham atas City memang layak untuk dirayakan juga oleh Mourinho. Sebab, dengan demikian Chelsea bisa melebarkan jarak dengan City jika bisa menang atas Manchester United. Sial buat Mourinho, Chelsea hanya bermain imbang dengan United sehingga jarak dengan City hanya bertambah satu poin.

Namun, kegembiraan tetap tidak berubah untuk West Ham. Kemenangan atas City itu menunjukkan bahwa tim mereka punya modal bagus untuk bertarung di ketatnya kompetisi Premier League musim ini.

Pembelian beberapa pemain seperti Enner Valencia, Diafra Sakho, dan Morgan Amalfitano --plus peminjaman Alex Song dari Barcelona-- dinilai tepat. Ditambah Stewart Downing, keempatnya jadi bintang-bintang baru West Ham.

Sakho sudah enam kali jadi starter dari tujuh kali bermain musim ini. Dari tujuh kesempatan main itu, Sakho sudah mencetak enam gol. Performa Song juga layak jadi perhatian. Gelandang asal Kamerun itu kokoh dalam membantu pertahanan, tapi juga apik dalam melepas operan kala membantu serangan tim.

Dalam bertahan, Song tercatat melakukan rata-rata 2,8 tekel sukses per pertandingan dari enam laga di mana dia bermain. Dalam catatan WhoScored, dia juga punya rata-rata operan sukses sebesar 83,9% per laga. Salah satu operan Song pada akhir pekan lalu menjadi key pass, yang kemudian berbuah assist Valencia, dan gol Amalfitano ke gawang City.

Yang tentunya tidak bisa ditepikan begitu saja, tentunya, adalah Downing. Setelah kecewa lantaran dijual oleh Liverpool, Downing seperti lahir kembali di West Ham. Dalam catatan yang dilansir Premier League, dari 8 laga yang di mana dia bermain, Downing sudah menorehkan 3 assist. Rata-rata, dia mengkreasikan 3,1 peluang per laga.

Untuk semua catatan bagus para pemain, Allardyce --sebagai manajer-- layak mendapatkan pujian. Sebagai manajer, Allardyce dikenal amat tradisional dan kaku. Namun, ketika beberapa musim silam dia menerapkan formasi "absurd" 4-6-0, pandangan mengenai Allardyce sedikit bergeser.

Allardyce masih tetap mengandalkan umpan-umpan lambung dan kekokohan fisik pemain dalam strategi permainannya. Namun, dengan kecepatan Valencia dan Sakho, umpan-umpan lambung ke daerah pertahanan lawan itu kini lebih mematikan. Kemenangan 3-1 atas Liverpool diraih dengan cara ini.

Di luar itu, Allardyce kini juga punya opsi untuk mengirimkan umpan terobosan ke depan karena dia punya Song di lini tengah.

(roz/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads