sepakbola

'Balotelli Tidak Kontroversial, Hanya Kena Stereotip Buruk'

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

'Balotelli Tidak Kontroversial, Hanya Kena Stereotip Buruk'


- detikSepakbola

Liverpool FC via Getty Images/Andrew Powell
Liverpool FC via Getty Images/Andrew Powell
Liverpool -

Menurut penyerang Liverpool, Daniel Sturridge, Mario Balotelli sebenarnya adalah sosok yang baik. Cap bahwa dia adalah pemain kontroversial, disebut Sturridge, hanyalah stereotip semata.

Balotelli memang lekat dengan sejumlah kejadian aneh dan nyeleneh, entah itu di lapangan atau di luar lapangan. Contoh di dalam lapangan adalah ketika dia melakukan tendangan tumit saat sudah berhadapan dengan penjaga gawang pada sebuah laga ujicoba Manchester City di Amerika Serikat. Alhasil, bukannya masuk ke gawang, bola malah meninggalkan lapangan.

Di lain waktu, Balotelli pernah tidak sengaja membakar rumahnya sendiri lantaran bermain kembang api dan petasan di dalam rumah. Dia juga pernah melemparkan sebuah dart kepada pemain junior City.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baru-baru ini, Balotelli juga diduga melakukan pengancaman terhadap seorang wanita yang memotret mobil Ferrari-nya. Balotelli kemudian dibebaskan dari segala dakwaan karena tidak terbukti melakukannya.

"Tidak ada pelanggaran kriminal yang terungkap dan tidak ada kejahatan yang tercatat," bunyi pernyataan kepolisian Greater Manchester di BBC Sport.

Dengan segala tingkah ajaibnya itu, Balotelli tak pelak kerap menghiasi halaman-halaman media Inggris. Imbasnya, ketika dia sedang seret gol seperti saat ini, media Inggris juga makin kencang menyorotnya.

Namun, menurut Sturridge, cap buruk pada Balotelli itu tidak beralasan. "Mario orang baik dan saya bergaul dengan baik dengannya. Saya juga senang bekerjasama dengannya," ujar Sturridge seperti dilansir ESPNFC.

"Dia hanya pemuda biasa. Tapi, semua orang mengatakan hal yang sama dengannya seolah-olah dia berperilaku liar dan pada akhirnya itu jadi stereotip untuknya."

"Dia seperti berada di bawah mikroskop dan berada pada level di mana semua orang di dunia benar-benar memperhatikannya. Saya pikir, pada usia 24 tahun, banyak pemuda yang lebih muda dari dia melakukan hal-hal yang lebih gila lagi."

"Semua orang pernah salah dan punya cela, dia hanya sedang mencari jalannya sendiri saja," kata Sturridge.

Rabu (29/10/2014) dinihari WIB, Balotelli jadi salah satu pahlawan kemenangan Liverpool atas Swansea City. Masuk sebagai pemain pengganti, dia membawa Liverpool menyamakan kedudukan jadi 1-1, sebelum akhirnya Dejan Lovren membawa The Reds menang 2-1.


(roz/mfi)











Hide Ads