Eks bek Liverpool, Jamie Carragher, mengomentari hasil imbang yang diterima Arsenal di matchday IV Liga Champions. Menurutnya, hasil imbang tersebut menunjukkan Arsenal membutuhkan bek tengah baru.
Pada laga melawan Anderlecht di matchday IV Liga Champions beberapa hari lalu, Arsenal sempat unggul 3-0 lebih dulu. Namun, The Gunners gagal mempertahankan keunggulan tersebut dan harus mengakhiri laga dengan skor 3-3.
Menurut Carragher, masalah di lini belakang Arsenal sudah berlangsung dalam beberapa musim terakhir. Gagalnya Arsenal mempertahankan keunggulan ketika sudah unggul 3-0 bisa jadi tanda bahwa ada kesalahan-kesalahan individu terjadi di lini belakang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka masih punya pemain-pemain bagus di lini depan, tapi ada masalah di belakang, sebagian karena masalah taktikal, sebagian karena masalah individu."
"Ketika Anda unggul 3-0 di kandang dan waktu tinggal tersisa setengah jam, dan pada akhirnya laga berakhir imbang, biasanya itu terjadi karena kesalahan individu. Jadi, mereka butuh perbaikan."
Carragher menyebut, minimnya stok pemain belakang juga menjadi masalah. Jika ada beberapa pemain cedera, Arsenal tidak punya banyak pilihan. Selain itu, Arsenal juga tidak memiliki bek tengah yang punya kecepatan.
"Arsenal butuh bek tengah lagi --mungkin satu atau dua lagi."
"Secara jumlah, barisan pertahanan mereka amat minim, dengan Per Mertesacker, Laurent Koscielny, Nacho Monreal, Kirean Gibbs, Calum Chambers, dan Mathieu Debuchy --yang sekarang sedang cedera-- sebagai pemain-pemain utamanya."
"Anda tidak bisa menjalani musim dengan jumlah pemain sesedikit itu. Dengan kepergian Thomas Vermaelen, saya pikir mereka butuh bek tengah baru, terutama yang punya kecepatan," kata Carragher.
(roz/mfi)











































