Akhir pekan ini Premier League akan dipanaskan duel antara Liverpool versus Chelsea di Anfield. Perkara perebutan angka sampai aroma revans ikut mewarnai laga ini.
Di Premier League musim lalu, Liverpool sempat berada di posisi terdepan dalam persaingan berebut gelar juara. Tetapi Chelsea kemudian jadi batu sandungan besar di pekan ke-36. Di Anfield ketika itu, Liverpool menyerah 0-2 dari Chelsea melalui gol dari Demba Ba dan Willian. Usai laga The Reds memang masih memuncaki klasemen tetapi hasil tersebut melebarkan kesempatan Manchester City untuk menyalip.
Dengan kondisi psikologis yang sudah kurang oke, salah satunya disebut-sebut karena kekalahan atas Chelsea tersebut, Liverpool kemudian malah cuma berimbang 3-3 lawan Crystal Palace di pekan ke-37. Kendatipun lantas memenangi partai pekan ke-38 lawan Newcastle, kans juara Liverpool yang sebelumnya sempat dalam genggaman akhirnya direnggut oleh City.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk Liverpool, fakta bahwa Chelsea saat ini juga sedang melaju tanpa terkalahkan (8 kemenangan dan 2 kali seri) untuk duduk di pucuk klasemen tentu akan memberi iming-iming ekstra buat berusaha memukul lewat sebuah revans. Inilah waktu tepat buat balas dendam, terlebih tim besutan Brendan Rodgers juga butuh angka untuk membenahi posisi--peringkat tujuh--setelah tanpa kemenangan di dua laga terakhir Premier League akibat seri lawan Hull City dan kalah dari Newcastle United.
Sebaliknya Chelsea sudah pasti takkan sudi kalah begitu saja setelah melakukan start dengan impresif di Premier League musim ini. Apalagi The Blues ternyata juga punya catatan sip atas Liverpool karena tidak terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir di Premier League (2 kali menang pada musim lalu dan 2 kali seri pada musim sebelumnya).
Di Old Trafford pada hari yang sama akan ada partai antara tuan rumah Manchester United lawan Crystal Palace. Menghadapi Palace yang cuma ada satu posisi di atas zona merah, 'Setan Merah' akan punya peluang untuk mengakhiri rentetan tanpa kemenangan di tiga pertandingan terakhirnya--seri lawan West Bromwich dan Chelsea lalu kalah dari City. Dengan MU masih tercecer di posisi 10, poin jelas amat dibutuhkan oleh pasukan Louis van Gaal tersebut.
Masih pada Sabtu malam juga terselip pertandingan antara Southampton lawan Leicester City di St. Mary's Stadium. Setelah sejauh ini mengawali musim dengan baik, peluang Southampton mempertahankan peringkat dua papan klasemen di atas kertas cukup terbuka jika menilik fakta bahwa lawan yang dihadapi "hanyalah" Leicester yang kini berada di peringkat 18.
Sementara pada pertandingan Minggu (9/11) dinihari WIB, ada City yang bakal bertamu ke markas Queens Park Rangers. Untuk City, yang kini menempati posisi tiga, laga menghadapi tim posisi dua dari dasar klasemen ini akan menjadi momen pas buat membenahi laju.
Dalam lima laga terakhirnya di seluruh ajang, The Citizens memang cuma bisa meraih satu kemenangan--atas MU di Premier League pekan lalu. Empat laga lain berakhir dengan satu hasil seri dan tiga kekalahan--termasuk atas CSKA Moskow di kandang sendiri di Liga Champions pada tengah pekan.
Beralih ke Minggu malam, akan ada laga antara Swansea City lawan Arsenal di Liberty Stadium. Menilik posisi kedua tim--Swansea di peringkat enam dengan 15 poin, Arsenal di posisi empat dengan 17 poin--boleh jadi laga ini akan berjalan cukup ketat. The Gunners sendiri akan kembali berusaha memupuk rasa percaya diri setelah pada tengah pekan dipaksa berimbang 3-3 saat menjamu Anderlecht di Liga Champions kendatipun sebelum itu sempat memimpin tiga gol tanpa balas.
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini
(krs/din)











































