Carragher Tak Terkejut Arsenal Gagal Menang Lagi

Carragher Tak Terkejut Arsenal Gagal Menang Lagi

- Sepakbola
Senin, 10 Nov 2014 10:39 WIB
Carragher Tak Terkejut Arsenal Gagal Menang Lagi
Getty Images Sport/Stu Forster
London -

Arsenal membuang keunggulan dan berbalik kalah kala bertandang ke Swansea City. Eks bek Liverpool Jamie Carragher menilai hal ini tak mengejutkan, menunjuk faktor gaya main Arsenal memegang peranan utama.

Untuk kedua kalinya secara beruntun dalam satu pekan Arsenal gagal menang setelah unggul lebih dahulu. Sebelumnya, The Gunners membuang keunggulan tiga gol untuk ditahan imbang Anderlecht 3-3 di Liga Champions.

Kejadian tersebut terulang kembali kala bertandang ke Liberty Stadium, Minggu (9/11/2014) malam WIB, bahkan hasilnya lebih mengecewakan. Unggul lebih dahulu lewat Alexis Sanchez, Arsenal kemudian kebobolan dua kali oleh Swansea lewat Gylfi Sigurdsson dan Bafetimbi Gomis hingga menutup laga dengan kekalahan 1-2.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Carragher, yang juga merupakan pengamat Sky Sports, menilai hal ini bukanlah kejadian yang mengejutkan. Arsenal dikenal dengan gaya permainan menyerang dan dominan dalam penguasaan bola, serta hampir tak pernah mengubah pendekatan meski sudah unggul.

Maka sudah sewajarnya tim besutan Arsene Wenger rentan terhadap serangan balik, yang mana terbukti di dua gol Swansea. Yang menjadi soal adalah tidak ada perubahan berarti sepanjang laga untuk menutupi titik lemah.

"Ini terus terjadi terhadap Arsenal, bukan hal baru. Cara mereka bermain, cara mereka memahami pertandingan, instruksi apa yang keluar dari tepi lapangan, dan bagaimana mereka membiarkan diri mereka berada dalam situasi seperti ini pekan demi pekan, musim demi musim," kata Carragher dilansir Sky Sports.

"Mereka sedang unggul 1-0, tapi dalam gol penyama kedudukan (Swansea), mereka sedang menekan ke depan tapi malah kena serangan balik," tambahnya.

Gol penyama Swansea yang dicetak Sigurdsson lewat tendangan bebas memang bermula dari serangan balik yang hendak dibangun tuan rumah. Sementara gol kemenangan anak asuh Garry Monk juga tercipta lewat serangan balik, di mana umpan silang Jefferson Montero ditanduk Gomis.

Satu problem lain adalah Arsenal tak cukup mumpuni dalam duel udara saat bertahan untuk sebuah tim yang rentan terkena serangan balik.

"Gol kemenangan (Swansea) itu disebabkan sebuah kelemahan, tidak cukup kuat secara fisik ketika umpan silang datang. Ini adalah masalah-masalah yang semua orang bisa lihat," tandas Carragher.

(raw/cas)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads