Seretnya produktivitas gol para pemain jadi salah satu alasan mengapa Liverpool tampil begitu buruk musim ini. Ini pula yang ingin Brendan Rodgers atasi agar performa 'Si Merah' segera membaik dan bisa menapak naik di klasemen Premier League.
Musim lalu kekuatan lini depan jadi senjata Liverpool untuk mengalahkan lawan-lawannya, serta membuat mereka begitu disegani. Total 101 gol cuma bisa dikalahkan Manchester City (102 gol) yang akhirnya jadi juara liga.
Musim ini Liverpool kehilangan Luis Suarez yang jadi senjata andalannya. Bersamaan dengan dijualnya Suarez, Daniel Sturridge malah harus berkutat melawan cedera yang membatasi penampilannya hanya tiga laga di Premier League.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari 11 pekan berlalu, mereka terdampar di posisi 11 dengan 14 poin, hanya bikin 14 gol dan kebobolan 15 gol. Sementara di Liga Champions, tiga kekalahan beruntun membuat peluang mereka lolos ke 16 besar terbilang sulit.
Rodgers tahu bahwa kondisi ini tak boleh dibiarkan terus menerus, dan secepatnya ia harus menemukan solusi agar penampilan tim segera terangkat. Meski Rodgers juga kerap dikritik karena ngotot memainkan Balotelli sebagai striker tunggal, bukan memainkannya dalam formasi diamond bersama striker lain, yang notabene jadi taktik andalan Rodgers musim lalu.
Laga melawan Crystal Palace di Selhurst Park, Minggu (23/11) malam WIB nanti, jadi pembuktikan apakah Rodgers memang sudah menemukan penawarnya atau belum, atas problem produktivitas timnya yang baru bikin 20 gol di seluruh kompetisi.
"Anda harus menemukan solusi ketika Anda sedang sulit menang," ujar Rodgers di Soccernet.
"Anda harus melihat aspek-aspek di mana Anda bisa lebih baik dan itu yang selalu saya lakukan. Saya bukan orang yang keras kepala. Saya sudah perlihatkan selama saya di sini, kami bermain dengan berbagai macam sistem: sepakbola cepat dan penguasaan bola, serangan balik cepat," sambungnya.
"Ada juga opsi-opsi lain untuk kami dan kami selalu ingin mencobanya. Itulah mengapa kami membeli pemain seperti Rickie. Dia adalah pesepakbola yang bertalenta, tapi dia memberi Anda opsi tambahan untuk gaya bermain tim Anda."
"Ketika dia berada di tim, Anda harus pastikan bahwa umpan silang selalu mencapai kotak penalti dan melayaninya dengan baik, tapi adalah tugas manajer untuk menganalisa serta memilih cara terbaik untuk mendapatkan hasil dalam pertandingan," tutup Rodgers.
(mrp/cas)










































