Dua hasil buruk dalam dua laga terakhir di Premier League membuat Arsene Wenger dikritik. Tapi, kritik-kritik tersebut langsung dihalau oleh gelandang Arsenal, Aaron Ramsey.
Dalam dua laga terakhir di liga domestik, Arsenal menelan kekalahan. Setelah dikalahkan 1-2 oleh Swansea City, The Gunners ditaklukkan dengan skor yang sama oleh Manchester United.
Kedua kekalahan tersebut terbilang menyesakkan untuk Arsenal. Pada laga melawan Swansea, Arsenal sempat unggul lebih dulu. Sementara, pada laga melawan United, Arsenal tampil dominan --mereka unggul dalam urusan penguasaan bola dan attempts on target.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wenger, sebagai manajer, mau tidak mau pun mendapatkan kritik. Mengingat Arsenal hanya satu kali menang dari United dalam lima musim terakhir, manajer asal Prancis itu disebut sudah habis.
Tapi, Ramsey tidak setuju dengan kritik itu. "Dengan segala hal yang sudah dia lakukan kepada klub dan para pemain di sini, tiap kali kami masuk lapangan, kami ingin bermain dan memberikan hasil bagus untuknya," ujar Ramsey kepada Sky Sports.
"Semua orang di sini tetap kompak. Kami semua tahu bagaimana kualitas kami sendiri."
"Musim lalu, kami menjalani sebuah musim yang hebat. Kami ingin melanjutkannya musim ini dan saya harap, kami masih bisa melakukannya."
Pada laga melawan United, ada suporter Arsenal yang kedapatan membawa spanduk "Wenger Out!", namun spanduk tersebut langsung diamankan oleh pihak keamanan. Selain suporter, Wenger juga mendapatkan kritik dari salah satu bos Arsenal, Alisher Usmanov.
"Dia adalah salah satu pelatih terhebat, tidak hanya di Eropa, tapi juga di dunia sepakbola. Tapi, di Rusia ada pepatah yang mengatakan: 'Bahkan seorang Nyonya Besar bisa keruntuhan atap'."
"Siapa pun bisa berbuat salah. Dia bisa berbuat salah dan saya tahu, seiring bertambahnya umur, semakin sulit seseorang menerima kesalahannya sendiri," ucap Usmanov.
(roz/krs)











































