Performa buruk Liverpool dinilai tak lepas dari penampilan Simon Mignolet di bawah mistar. Kiper asal Belgia itu pun mendapat kritik keras dari salah satu legenda hidup 'Si Merah', Bruce Grobbelaar.
Musim lalu Mignolet langsung jadi pilihan utama Brendan Rodgers usai dibeli dari Sunderland, dan menggeser posisi Pepe Reina yang harus puas menyingkir ke Napoli.
Namun, Mignolet dinilai tak mampu mempertontonkan aksi terbaiknya dan malah disebut sebagai salah satu biang kegagalan Liverpool meraih gelar juara Premier League. Meski finis di posisi kedua, gawang The Reds kemasukan 50 gol yang merupakan torehan terburuk di antara tim empat besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim yang kebobolan 50 gol tak seharusnya ada di posisi kedua klasemen. Kekurangan itu mampu ditutupi oleh penampilan brilian Suarez dan Daniel Sturridge yang bikin banyak gol," ujar Grobbelaar dalam wawancaranya dengan BBC.
"Anda harus bisa memperkuat lini belakang Anda, cari pemain yang bisa menjamin dirinya hanya kebobolan maksimal 30 gol atau kurang dari itu dalam semusim," sambungnya.
Ketika Suarez dijual ke Barcelona dan Sturridge diganggu cedera musim ini, kian terlihat bahwa memang masalah di lini pertahanan Liverpool belum juga usai. Musim ini mereka baru clean sheet dua kali di seluruh kompetisi, dan sudah kebobolan 18 gol di Premier League.
Sudah begitu penampilan Liverpool juga sangat buruk boleh dibilang, karena mereka tertahan di posisi ke-12 klasemen dan sudah empat kali kalah beruntun di seluruh kompetisi.
"Saya selalu katakan itu. Saya selalu bilang bahwa tidak bisa menguasai areanya. Saya rasa dia lebih buruk daripada Drakula, karena setidaknya Drakula keluar dari peti mati dan melakukan sesuatu. Dia hanya diam di tempat dan tidak berbuat apapun," seru pria asal Zimbabwe itu.
"Keseluruhan area - tidak hanya area 6 yard, tapi juga 18 yard - adalah milik kiper dan di era sepakbola modern, jika Anda keluar dari saran dan coba menangkap bola, lalu Anda ditabrak maka itu pelanggaran."
"Coba kalian lihat sendiri, dan dia adalah kiper yang besar. Ketika ada bola di udara, keluar dan coba tangkap dong."
"Anda akan lebih banyak dilanggar jika melakukan itu, ketimbang gawang Anda kebobolan banyak gol," tuntas Grobbelaar yang selama 13 musim bermain untuk Liverpool menyumbang enam titel Liga Inggris dan satu trofi Piala Champions itu.
(mrp/rin)










































