Atmosfer Mulai Terasa Berbeda di Anfield

Jelang Liverpool vs Sunderland

Atmosfer Mulai Terasa Berbeda di Anfield

- Sepakbola
Jumat, 05 Des 2014 13:08 WIB
Atmosfer Mulai Terasa Berbeda di Anfield
Getty Images Sport/Shaun Botterill
Liverpool -

Setelah sempat berada dalam jeratan hasil-hasil buruk, Liverpool mulai bangkit kembali. Sang manajer, Brendan Rodgers, mulai merasakan atmosfer timnya kembali membaik.

Liverpool sempat berada dalam sorotan setelah kalah dalam empat pertandingan beruntun. Tiga kali takluk di Premier League sementara satu lainnya di Liga Champions.

Inkonsistensi permainan 'Si Merah' juga berujung pada posisi tak menyenangkan baik di liga maupun di kompetisi Eropa. Di liga misalnya, dari 14 pekan yang sudah berjalan mereka tertahan di urutan delapan klasemen dengan nilai 20. Mereka tertinggal 16 angka dari Chelsea di pos teratas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara di Liga Champions, Steven Gerrard dkk. ada di urutan tiga di belakang Real Madrid --sudah memastikan lolos fase grup-- dan Basel. Karena tertinggal dua poin dari Basel, Liverpool harus menang atas rivalnya tersebut di partai penentuan untuk lolos ke fase gugur.

Buruknya posisi Liverpool di dua kompetisi tersebut tentu memberikan tekanan lain untuk anak asuh Rodgers. Namun beban sedikit mereda sejak mereka memutus rangkaian hasil buruk.

Diawali dari hasil imbang 2-2 kontra Ludogorets Razgrad, Liverpool mendapatkan momentum untuk menang 1-0 atas Stoke City dan 3-1 dari Leicester City. Terlepas dari hasil-hasil tersebut dipetik atas lawan yang terbilang lemah, namun kepercayaan diri para pemain diakui mulai pulih. Apalagi mereka sukses menang dengan membalikkan kedudukan kala tandang ke Leicester.

"Atmosfernya jelas sangat berbeda di latihan dan ruang ganti. Kami sebelumnya di level yang rendah seperti yang semua orang lihat setelah laga melawan Crystal Palace (kalah 1-3). Kami sebelumnya telah mengeset standar tinggi di sini selama beberapa tahun terakhir dan jatuh melewati standar itu," kata Rodgers di Liverpool Echo.

"Saya rasa periode itu bisa membentuk kami. Saya telah merasakan perubahan sejak saat itu. Kami tampil baik di Ludogorets dan dua performa terakhir telah menunjukkan kami punya karakter dan determinasi di tim."

"Reaksi yang telah kita lihat sejak laga kontra Palace sungguh bagus. Kami mendapatkan sedikit momentum dan ingin menjaganya terus berjalan karena itu membawa kepercayaan diri ke dalam tim," sambungnya.

"Melawan Leicester Anda bisa melihat kepercayaan dirinya kembali pulih dengan agresi dalam permainan kami. Setelah tertinggal, kami menunjukkan ketenangan luar biasa untuk kembali ke pertandingan. Kami masih punya banyak pekerjaan dan tidak lupa diri. Perjalanan masih panjang untuk kami tapi kami tengah merayap menuju ke sana," ungkap eks manajer Swansea City ini.

Usai mencatatkan dua kemenangan beruntun, Liverpool kini mengincar melanjutkan laju tersebut kala menjamu Sunderland, Sabtu (6/12/2014) malam WIB.

(raw/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads