Musim ini dibuka West Ham dengan kekalahan 0-1 ketika menjamu Tottenham Hotspur di Upton Park pada 16 Agustus. Saat itu sepertinya klub London itu cuma akan menghabiskan musim 2014-15 seperti biasa; bergulat di papan tengah atau berjuang menjauhi degradasi, sesuatu yang baru-baru ini juga mereka alami di akhir musim kompetisi Premier League 2010β11.
Bulan Agustus lantas berakhir dengan catatan satu kemenangan, atas Crystal Palace, dan dua kekalahan--dari Spurs dan kemudian atas Southampton. Lalu datanglah September.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian masuklah bulan Oktober, saat peruntungan West Ham sepertinya mulai bersinar. Seluruh partai Premier League di bulan ini, jumlahnya tiga, berhasil dilalui dengan kemenangan. Cukup mengesankan karena salah satunya dicapai ketika menghadapi Manchester City. Tim besutan Sam Allardyce itu menutup pekan 9 di bulan Oktober dengan menempati posisi empat.
Sayangnya setelah itu bulan November diawali West Ham dengan kurang memuaskan setelah sepasang hasil imbang--lawan Stoke City dan Aston Villa. Apalagi berikutnya ada kekalahan ketika melawat ke markas Everton. Di akhir pekan 12 tersebut posisi West Ham pun turun ke peringkat enam. Bagusnya, di laga terakhir Premier League pada bulan ini West Ham bisa menang 1-0 atas Newcastle United.
Kemenangan tersebut kemudian dilanjutkan saat memasuki bulan Desember ini. Setelah di tengah pekan berjaya 2-1 di markas West Bromwich Albion pada akhir pekan ini, Minggu (7/12/2014) malam WIB, West Ham berhasil menundukkan Swansea City dengan skor 3-1.
West Ham bukan cuma sukses merangkai tiga kemenangan beruntun, tapi juga berhak naik ke posisi tiga klasemen sementara dengan 27 poin. Mereka memang masih bisa bisa tergusur setelah Southampton (26 poin) dan Manchester United (25 poin) berhadapan Selasa (9/12) dinihari WIB, tetapi ini tetap membanggakan apalagi Sky Sports menyebut bahwa itulah posisi tertinggi West Ham dalam 15 tahun terakhir.
"Yang mengacewakan adalah Swansea mencetak gol dari serangan pertama mereka, tapi kami mampu bangkit. Kami mencetak tiga gol dan telah ada delapan hari yang memuaskan--sembilan poin. Saya pikir tak ada yang sudah melakukannya di Premier League pekan ini," kata Allardyce di BBC.
"Kami benar-benar sedang terbang, kami memiliki banyak pemain yang bugar. Cara Alex Song mengendaikan lini tengah buat kami benar-benar brilian. Ia memberikan layanan yang tepat buat para pemain di depan. Kini kami akan bersantai untuk satu-dua hari dan kemudian bersiap untuk laga berikutnya," lanjutnya.
Atas hasil teranyar timnya tersebut, Allardyce secara khusus juga melontarkan pujian untuk Andy Carroll yang menyumbang dua gol dalam kemenangan atas Swansea. "Semua tentang pergerakan di kotak penalti, sundulan baru dilakukan setelah ada pergerakan yang tepat dan itu terjadi pada kedua golnya. Ia tak teredam ketika sudah mendapat ruang. Semoga ia terus seperti ini. Kami berbahaya dalam bola mati dan dengan pemain di sisi lebar lapangan, kami memberi kesulitan besar buat para pemain bertahan," ulas Allardyce di Sky Sports.
Penyerang 25 tahun tersebut, yang baru saja kembali beraksi bulan lalu setelah cedera pada pergelangan kaki, kembali mencetak gol-gol di Premier League setelah delapan bulan "berpuasa". "Aku sudah memainkan dua pertandingan tapi sebelum bikin gol Anda tak pernah merasa benar-benar kembali. Sekarang aku sudah membuat dua gol, itu amatlah berarti," kata Carroll kepada Sky Sports.
Apapun, West Ham tak bisa berpuas diri begitu saja. Di bulan Desember ini setidaknya masih ada empat laga Premier League yang mesti dihadapi. Dua di antaranya bahkan bakal berjalan ekstra berat, bukan cuma karena muncul pada periode puncak kesibukan tetapi karena kelas dari tim lawan nanti; Chelsea pada 26 Desember dan Arsenal pada 28 Desember.
(krs/mfi)











































