Gary Neville mengkritik keras penampilan Manchester United kala menaklukkan Southampton 2-1. Kritik itu dijawab tak kalah pedas oleh manajer 'Setan Merah', Louis van Gaal.
MU sukses meraih angka penuh dalam lawatan ke St.Mary's, Selasa (9/12/2014) dinihari WIB kemarin lewat kemenangan 2-1. Robin van Persie mencetak dua gol yang hanya dibalas satu oleh Graziano Pelle.
Meski menang, performa MU kala itu mendapatkan sorotan. Selain kalah dominan dalam penguasaan bola, sepanjang laga tak banyak ancaman diciptakan oleh Wayne Rooney dkk..Statistik menunjukkan anak-anak Manchester kalah penguasaan bola 45,5%-54,5%, juga cuma mencatatkan tiga tembakan sepanjang laga berbanding 15 milik tuan rumah. Dari jumlah tersebut, dua upaya MU menemui sasaran sedangkan Soton punya empat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Neville sendiri menyoroti buruknya permainan umpan MU, yang saking buruknya sampai membuatnya tertawa.
'Saya pikir mungkin dia (Louis van Gaal) tidak akan mendapatkan performa permainan umpan seburuk itu di kariernya. Louis van Gaal akan menyaksikan kembali videonya dan berpikir mereka sangat buruk dalam mengumpan berkali-kali," kata Neville di acara Monday Night Football.
"Itu hampir sampai di titik di mana Anda mulai tertawa karena saking buruknya. Saya frustrasi saat itu, saya tertawa. Saya tidak percaya seberapa seringnya mereka kehilangan bola dan di babak pertama, seberapa seringnya mereka mengumpan ke belakang."
"Anda lihatlah para pemain di sana dan ada pemain senilai 100 juta pounds di gelandang tengah serta pemain senilai 50 atau 60 juta pounds di depan. Mereka adalah para pemain besar," ungkap eks bek MU ini seperti dikutip Sky Sports.
Tak ketinggalan, Neville menyebut performa MU malam itu dengan ungkapan Inggris 'Got away with murder' yang maknanya kira-kira, melakukan sesuatu yang sangat buruk tapi lolos dari hukuman. Soton dinilainya sedang tampil tak oke dan kurang percaya diri. Karena sudah dinanti Liverpool akhir pekan nanti, pria yang kini berprofesi sebagai pengamat sepakbola itu pun menilai eks timnya perlu meningkatkan kembali performanya.
Kritikan Neville ini pada prosesnya sampai juga ke telinga Van Gaal. Dan jawaban manajer asal Belanda itu tak kalah pedas.
"Itu ungkapan Inggris? Dia bisa mengatakan apapun karena dia adalah mantan legenda, tapi sebagai seorang mantan legenda, atau seorang legenda, Anda harus tahu yang Anda katakan," sahut Van Gaal.
"Anda bisa menginterpretasi, membuat sebuah interpretasi akan hal itu. Tidak begitu sulit untuk membuat sebuah interpretasi ketika saya berkata dia harus berhati-hati dengan kata-katanya," tandasnya.
Saling adu komentar pedas ini pada prosesnya menimbulkan dugaan bahwa hubungan kedua sosok tersebut memburuk. Namun buru-buru Neville menyanggahnya lewat akun twitter pribadi.
"Perseteruan apa? Sesuatu yang akan dibuat-buat itu tidak nyata," cuit staf pelatih tim nasional Inggris ini.
(raw/krs)











































