Ada cerita-cerita yang bisa diambil dari laga Liverpool vs Arsenal semalam, Minggu (21/12/2014). Mulai dari pertahanan yang buruk sampai cerita soal Martin Skrtel.
Buruknya pertahanan tersebut tidak hanya dialami oleh Liverpool, tetapi juga Arsenal. Kedua gol Arsenal tercipta lantaran Liverpool lalai dalam mengantisipasi set piece, lalu gagal mengawal Olivier Giroud yang mendapatkan ruang cukup di dalam kotak penalti.
Sementara kedua gol Liverpool juga diawali oleh kesalahan Arsenal dalam bertahan. Yang pertama diawali oleh salah oper di sisi kiri pertahanan Arsenal, sementara yang kedua terjadi lantaran tidak ada yang mengawal Skrtel dan tak ada yang berjaga di tiang jauh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol pertama Arsenal hanya berselang sekitar satu menit dari gol pertama Liverpool. Berawal dari sebuah tendangan bebas di sisi kanan, bola memantul dari satu kepala ke kepala lainnya. Kepala terakhir, yakni kepala Debuchy, memantulkan bola masuk ke dalam gawang. Debuchy (177 cm) sukses memenangi duel udara melawan Skrtel (191 cm).
Di babak kedua, terjadi insiden yang membuat Skrtel harus mengenakan perban khusus sepanjang sisa pertandingan. Ketika berduel sembari berlari dengan Giroud, Skrtel terjatuh. Malang buat bek asal Slovakia itu, bagian bawah sepatu Giroud mengenai bagian belakang kepalanya.
Imbasnya, kepala Skrtel berdarah dan dia pun mengerang kesakitan. Giroud langsung meminta maaf dan kamera televisi langsung mengarahkan sorotan ke sepatu penyerang asal Prancis itu.
Butuh waktu cukup lama untuk mengobati Skrtel di atas lapangan. Setelah mendapatkan perawatan dan diberikan pelindung khusus berwarna hitam, bek berusia 30 tahun itu memutuskan untuk lanjut bermain.
Imbas dari insiden tersebut, wasit memberikan waktu 9 menit untuk injury time. Tambahan waktu selama itu memberikan Liverpool cukup waktu untuk mencari gol penyama kedudukan.
Pada menit ke-90+6, Liverpool mendapatkan sepak pojok. Dari sepak pojok tersebut, bola dilambungkan ke tengah kotak penalti dan Skrtel --dengan kepala diperban, tentu saja-- menanduk bola tersebut. Tidak ada yang mengawalnya, meski Per Mertesacker --bertinggi 198 cm-- berdiri di dekatnya. Bola pun meluncur ke tiang jauh tanpa ada yang bisa menghalaunya. Skor akhir 2-2.
Musim lalu, Skrtel mencetak 7 gol dalam 36 penampilannya di Premier League. Musim ini, gol ke gawang Arsenal tersebut jadi gol pertamanya.
(roz/a2s)











































