Mourinho melatih Inter pada periode 2008-2010. Dalam kurun waktu tersebut, dia mempersembahkan dua scudetto, satu titel Coppa Italia, satu titel Piala Super Italia, dan satu trofi Liga Champions. Dialah otak di balik keberhasilan Nerazzurri meraih treble pada tahun 2010.
Balotelli adalah salah satu pemain yang dilatih Mourinho di Inter. Meski mereka berdua tak jarang berselisih, Mourinho menganggap Balotelli sebagai pribadi yang lucu. Salah satu momen yang membuat pria asal Portugal itu tertawa adalah ketika Balotelli menolak permintaannya untuk bertemu.
"Kami punya problem-problem yang lucu. Saya memintanya untuk datang ke kantor pada pukul 2 siang untuk sebuah pertemuan dan ketika saya menghubunginya dia, dia malah pergi ke kualifikasi Formula 1 pada hari Sabtu untuk balapan pada hari Minggu," kenang Mourinho dalam wawancaranya dengan Clare Balding dalam acara BT Sport.
"Dia mengatakan, 'Saya bisa bertemu di kantormu setiap hari, tapi kesempatan untuk menonton Formula 1 cuma sekali setahun di Italia'. Beberapa hari kemudian saya harus tertawa," katanya.
Balotelli kini memperkuat Liverpool. Tapi, penyerang 24 tahun itu mengalami banyak kesulitan pada paruh pertama musim ini, mulai dari cedera, jumlah gol yang minim, sampai hukuman dari FA gara-gara postingan kontroversialnya di Instagram.
"Dia adalah anak baik, saat masih bersama saya, butuh dukungan, butuh dukungan dari pemain-pemain yang lebih senior karena tidak bagus kalau hubungan edukasi cuma antara manajer dan pemain," ujar Mourinho.
"Saya pikir selalu penting orang-orang di sekitar membantu manajer dalam proses tersebut," kata manajer Chelsea ini.
(mfi/a2s)











































