Chelsea gagal menjauhkan jarak dengan para pesaingnya usai diimbangi Southampton. 'Si Biru' pun boleh mengutuki kegagalan mereka membongkar tembok tebal di lini belakang The Saints.
Dalam laga yang dihelat di St Mary's, Minggu (28/12) malam WIB, Chelsea sudah dibuat frustrasi sejak awal pertandingan karena Soton tak memberikan waktu sedikit pun bagi tim tamu mengembangkan permainan.
Sudah begitu Soton mampu unggul lebih dulu di menit ke-16 ketika Sadio Mane berhasil lolos dari kawalan John Terry, untuk kemudian menaklukkan Thibaut Courtois.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Whoscored mencatat Schneiderlin membuat total 5 intersep, 7 kali clearance, dan empat foul. Bahkan Schneiderlin harus mendapat dua kali kartu kuning, usai menekel Cesc Fabregas.
Sepanjang pertandingan pun Chelsea hanya membuat satu tembakan ke gawang yang berbuah gol penyama kedudukan di injury time babak pertama, lewat Eden Hazard. Total hanya tiga shots yang dibuat oleh The Blues sepanjang laga.
Dari statistik di atas bisa digambarkan bagaimana frustrasinya Chelsea meski sudah memasukkan tiga penyerang sekaligus di laga itu.
"Saya yakin Southampton sudah bertahan dengan segala cara yang mereka bisa - dengan organisasi permainan, semangat, dan solidaritas dari para pemainnya serta usaha keras mereka untuk meraih poin," ujar manajer Chelsea, Jose Mourinho, di BBC.
"Para pemain saya mencoba untuk menang, khususnya di babak kedua," sambungnya.
Beruntung di laga lainnya, Manchester City hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan Burnley. Sehingga Chelsea tetap di puncak dengan keunggulan tiga angka dari City.
(mrp/rin)











































