sepakbola

Wenger: Tukang Diving Harus Dihukum

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Wenger: Tukang Diving Harus Dihukum


- detikSepakbola

Getty Images/Julian Finney
Getty Images/Julian Finney
London -

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, punya sikap tegas terkait para tukang diving di sepakbola. Menurutnya, pemain yang suka melakukan diving harus mendapatkan hukuman.

Dalam beberapa hari terakhir, pembahasan soal diving di Premier League menghangat. Semuanya berawal dari Cesc Fabregas yang mendapatkan kartu kuning pada laga melawan Southampton, Minggu (28/12), akibat dinilai wasit melakukan diving.

Fabregas adalah pemain keempat yang mendapatkan kartu kuning akibat dinilai melakukan diving. Mourinho tidak suka melihatnya. Menurutnya, ada kampanye besar yang dilakukan untuk membuat The Blues terlihat sebagai tim yang suka 'menyelam'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyerang Chelsea, Didier Drogba, ikut angkat bicara. Penyerang asal Pantai Gading itu membela sang bos dan Fabregas. Dia menyebut, saat itu Fabregas memang benar-benar ditekel di dalam kotak penalti dan sama sekali tidak melakukan diving.

Wenger, di sisi lain, mengakui bahwa menilai seorang pemain melakukan diving atau tidak bukanlah hal mudah. Namun, kalau memang terbukti diving, dia menginginkan si pemain mendapatkan hukuman seusai pertandingan.

"Tukang diving harus dihukum setelah pertandingan," ujar Wenger seperti dilansir Sky Sports.

"Masalahnya, apakah si pemain jelas-jelas melakukan diving atau tidak. Sebab, terkadang terkadang mereka tidak terlihat melakukannya."

"Harus ada tim khusus untuk masalah ini dan orang-orang di dalamnya adalah orang-orang yang berpengalaman dalam sepakbola. Mereka harus memberikan hukuman pada kasus di mana si pemain jelas-jelas melakukan diving, bukan yang samar-samar."

"Memutuskan si pemain bersalah saja tidak cukup. Kita juga harus melarang si pemain bermain. Saya tidak tahu berapa lama, tergantung situasinya."

"Satu-satunya cara menghentikan hal ini adalah dengan membuat si pemain berhenti melakukannya lantaran takut mendapatkan hukuman," kata Wenger.

Sementara itu, analis sepakbola dari Sky Sports yang juga eks bek Manchester United, Gary Neville, menilai bahwa ucapan Mourinho sebenarnya hanyalah taktik belaka. Dia menyebut, Mourinho berkomentar membela Fabregas untuk menekan wasit.

"Yang Mourinho lakukan hari ini menunjukkan, dia telah membuat sebuah batasan dan mengatakan 'Saya tidak menerima hal seperti ini lagi'. Dia membiarkan para wasit tahu bahwa hal seperti itu tidak bisa diterima lagi di sisa musim," ucap Neville.

"Itu adalah sesuatu yang dilakukan tim-tim yang akan memburu titel. Secara historis, Anda memberikan tekanan, Anda menanam benih. Dia sebenarnya tidak semenit pun berpikir bahwa ada kampanye melawan Chelsea."


(roz/krs)











Hide Ads