Fergie vs Wenger, Fergie vs Mourinho

Fergie vs Wenger, Fergie vs Mourinho

- Sepakbola
Rabu, 26 Jan 2005 10:35 WIB
Jakarta - Seperti halnya di level klub, persaingan keras di kalangan manajer tim-tim Liga Inggris hanya melibatkan tiga nama: Alex Ferguson (Manchester United), Arsene Wenger (Arsenal), dan Jose Mourinho (Chelsea).Mereka tidak hanya bersaing dalam menggenjot pasukannya menuju titel juara, tapi juga kerap saling serang secara personel. Untuk yang satu ini "unggulan teratas" adalah Fergie karena ia punya sejarah konflik dengan kedua koleganya itu.Wenger dan Mourinho relatif tidak bermusuhan karena boleh dibilang baru "kenal" musim ini. The Gunners dan The Blues juga tak punya tradisi gontok-gontokan meskipun sama-sama bermarkas di London. Tapi tidak begitu dengan Fergie-Wenger dan Fergie-Mourinho.Buat Fergie keberadaan Wenger memang "menodai" dominasinya di tanah Inggris. Sejak orang Prancis itu datang ke Highbury pada September 1996, sudah tiga kali dalam delapan musim terakhir Arsenal tampil sebagai juara, sisanya milik MU. Artinya, sudah tiga kali pula Fergie gagal mempertahankan tropi juaranya gara-gara Wenger.Fergie yang oleh anak-anak buahnya sendiri dinilai arogan, seperti terusik oleh kecepatan prestasi Wenger karena dalam kurun waktu yang sama kedua klub sama-sama merengkuh Piala FA tiga kali. Barangkali ia selalu merasa dirinya lebih baik daripada Master Ekonomi lulusan Universitas Strasbourg itu.Maka perang kata-kata pun terjadi, dari hal teknis sampai urusan pribadi. Hanya soal Wenger yang menguasai setidaknya empat bahasa, Fergie merasa perlu berkomentar sinis. "Di Pantai Gading juga ada seorang anak umur 15 tahun yang bisa melakukannya."Kebetulan Wenger pun tidak pendiam, lebih-lebih pada Fergie. Ia selalu punya jawaban atas serangan-serangan Fergie, dan kadang-kadang berinisiatif menyerang lebih dulu. Klop sudah, mereka persis anjing dengan kucing yang selalu ribut kalau bertemu.Maka muncullah insiden Old Trafford I dan Old Trafford II, sampai "pizzagate" di ruang ganti. Di areal bangku cadangan, beberapa kali Fergie dan Wenger terlihat beradu mulut, sementara para pemainnya berjibaku di tengah lapangan.Pada episode perang mulut yang terakhir Fergie menyebut Wenger tak tahu malu atas insiden bulan Oktober lalu, sementara Wenger menilai perangai Fergie membuat sepakbola terlihat buruk. Maka datanglah polisi untuk menenangkan karena sampai saat ini tidak ada tanda-tanda keduanya akan mengibarkan bendera putih.Bagaimana dengan Fergie-Mourinho? Secara kronologis Fergie-lah pihak pertama yang menyulut perseteruan mereka. Musim lalu, sewaktu MU bertandang ke FC Porto di Liga Champions, Fergie marah-marah pada Mourinho karena akting Vitor Baia membuat Roy Keane dikartu merah. Ia juga menampik mentah-mentah Mourinho yang mengajaknya berjabatan tangan.Dari situ karakter Mourinho mulai terekspos, terlebih ketika timnya berhasil menyingkirkan Red Devils lalu tampil sebagai juara. Tak lama kemudian ia ditugasi melatih klub kaya raya Chelsea.Mourinho datang ke Inggris dengan tampang "sombong". Di lapangan bibirnya lebih sering ditekuk-tekuk ketimbang disungging-sunggingkan, bahkan ketika timnya mencetak gol sekalipun. Mulutnya tidak usil dan tidak suka menjelek-jelekkan orang lain. Tapi kalau dicela, ia bisa terdengar sangat pedas. Fergie pernah disemprotnya dengan telak. Waktu dinilai Fergie tak punya jaminan sukses dengan tim berduit, Mourinho menyindir balik. "Yang dia katakan memang betul. Saya pernah merasakannya di Porto (waktu mengalahkan MU)."Saat ini Fergie dan Mourinho sudah "baikan". Dua pekan lalu, usai Chelsea menjamu MU di semifinal pertama Piala Liga Inggris, Fergie mengajak Mourinho minum anggur bersama di stadion. Mourinho pun sudah menyiapkan aksi serupa setelah kedua tim bertanding lagi hari Rabu (26/1/2005) malam ini di Old Trafford.Fergie juga sudah tak sungkan-sungkan memuji pelatih asal Portugal itu. "Dia telah melakukan pekerjaannya dengan sangat baik. Mereka (Chelsea) punya sistem dan sangat terorganisir. Setelah mencetak gol mereka bisa menjaganya," begitu katanya.Semoga pujian Fergie itu keluar dengan tulus dan tidak ditafsirkan sebagai upaya mengeroyok Arsenal (baca: Wenger). Mourinho memang masih baru di belatika sepakbola Inggris -- dan oleh karenanya mungkin belum dilihat membahayakan dominasi Fergie -- tapi ia sudah punya prestasi yang sama hebat dengan Fergie, yaitu sama-sama satu kali dinobatkan sebagai pelatih klub terbaik dunia (Fergie 1999, Mourinho 2004). Wenger? Tidak pernah. (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads