Pada awalnya bursa transfer di Premier League diprediksikan akan dibuka pada 2 Januari 2015. Namun otoritas Premier League memutuskan untuk menunda selama 24 jam ke hari Sabtu pukul 00.00 waktu setempat.
Dikutip dari Daily Mail, penundaan tersebut dilakukan terkait aturan FIFA yang mewajibkan setiap negara hanya membuka jendela transfer musim dingin genap 31 hari. Penundaan 24 jam ini membuat bursa transfer di Inggris tidak tutup di hari Minggu (1/2/2015), di mana hari tersebut bukan merupakan hari kerja. Dengan kata lain klub-klub punya kesempatan untuk melakukan jual/beli hingga detik-detik terakhir sebelum jendela transfer ditutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulai dibuka pada 3 Januari, Premier League lebih lambat satu hari dibanding Liga Spanyol yang bursa transfer musim dingin akan dimulai pada pukul 00.00 pergantian hari Kamis ke Jumat malam ini waktu setempat. Sementara Liga Italia baru akan dibuka pada 5 Januari mendatang.
Jerman dan Prancis akan memulai bursa transfernya bersamaan dengan Inggris. Sementara beberapa negara Amerika Selatan baru akan dimulai pada pekan kedua dan ketiga Januari.
Musim dingin tahun lalu, klub-klub Premier League membelajakan 135 juta poundsterling atau sekitar Rp 2,6 triliun. Rekor belanja terbesar di musim dingin terjadi pada tahun 2011 dengan pembelian sejumlah 225 juta poundsterling (Rp 4,3 triliun).
Periode Bursa Transfer di beberapa negara Eropa:
Inggris: 3 Januari - 2 Februari
Spanyol: 2 Januari - 30 Januari
Prancis: 3 Januari - 2 Februari
Italia: 5 Januari - 2 Februari
Jerman: 3 Januari - 2 Februari
Skotlandia: 3 Januari - 2 Februari
Irlandia Utara: 1 Januari - 31 Januari
Wales: 3 Januari - 2 Februari
Belanda: 5 Januari - 2 Februrai
Rusia: 28 Januari - 27 Februari
Portugal: 5 Januari - 4 Februari
Belgia: 3 Januari - 2 Februari
Brasil: 23 Januari - 16 April
Argentina: 19 Januari - 16 Februari
Chile: 25 Desember - 22 Januari
Kroasia: 19 Januari - 16 Februari
Swiss: 17 Januari - 16 Februari
(din/mfi)










































