Quadruple, Jose, Bisa?
Kamis, 27 Jan 2005 18:12 WIB
Jakarta - Kompetisi masih setengah musim lagi tapi manajer Chelsea Jose Mourinho sudah mulai sering dikait-kaitkan dengan istilah Quadruple alias meraih empat titel juara prestisius.Sampai saat ini Chelsea memang punya peluang juara di empat kompetisi: Liga Inggris, Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Liga Champions. Satu yang sudah dekat adalah Piala Liga, setelah John Terry dkk mengandaskan Manchester United dan lolos ke final untuk menghadapi Liverpool.Pasca ditangani Mourinho pamor The Blues memang melesat drastis. Salah satu buktinya dapat dibaca di bursa-bursa taruhan. Saat ini di keempat kompetisi tersebut Chelsea menduduki tempat teratas sebagai favorit juara.Mungkinkah Mourinho merengkuh quadruple, alias satu titel lebih banyak ketimbang Ferguson dan MU-nya di tahun 1999? Well, pelatih asal Portugal itu bagaimanapun tidak berani segegabah itu."Tidak ada yang tidak mungkin. Tapi untuk merebut empat gelar juara memang sangat, sangat, sangat, sangat sulit," ujarnya. Jadi, yang mana yang paling ia prioritaskan? Mourinho menyebut titel liga. Mungkin karena prestasi ini sudah sangat lama tidak dirasakan pendukung klub London ini. Chelsea terakhir kali menjuarai Liga Inggris -- yang juga satu-satunya -- pada tahun 1955, atau persis 50 tahun yang lalu."Misi baru tuntas jika di akhir musim kamimeraih tropi dan saya berharap itu adalah tropi Premiership," tukas Mourinho. "Adalah luar biasa bila kami mampu mencapai final Piala Liga dan melangkah mulus di Liga Champions. Kami juga berusaha di Piala FA. Tapi Premiership tetap tujuan utama kami."Kenapa memilih titel domestik, Jose? Ia punya filosofinya. Menurut pria berusia 42 tahun satu hari ini, memenangi sebuah kompetisi yang terdiri dari 38 pertandingan adalah hal luar biasa yang lebih signifikan. "Di Premiership hanya tim terbaik yang menang. Di Liga Champions, setelah tim Anda lolos dari putaran grup dan tampil di babak knock out, Anda juga butuh sedikit keberuntungan."Lalu, bagaimana kesiapan skuadnya? "Kami telah memperlihatkan bahwa kondisi anak-anak secara mental, fisik dan pribadi sangat baik. Kami siap menjadi juara." (a2s/)











































