Neville jadi salah satu sosok yang selalu meragukan gaya bertahan Arsenal. Tak semata-mata karena gaya bermain yang diterapkan, tapi eks bek Manchester United itu menilai Wenger kerap membiarkan lini pertahanan terekspos tanpa bantuan lini yang lain.
Tak heran jika mereka sebelumnya tak pernah mampu menang di laga tandang melawan tim-tim macam Manchester City, Chelsea, dan Manchester United sejak Oktober 2011. Catatan tersebut baru terhenti saat Santi Cazorla dkk. menaklukkan City 2-0 di Etihad Stadium, Minggu (18/1/2015) malam WIB tadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya harus mengatakan, mereka terekspos dan tidak punya apresiasi terhadap bek-bek mereka ketika mereka berada dalam masalah."
"Tapi hari ini mereka terlindungi di seluruh lapangan. (Hector) Bellerin sempat sekali ditaklukkan James Milner di babak pertama dan Aaron Ramsey berada dekat dengannya. Dan Anda mengharapkan itu karena di laga-laga besar, Anda tidak bisa bergantung pada bertahan satu lawan satu," tambahnya.
Di laga tersebut, Arsenal tampil beda. Menghadapi permainan menyerang tuan rumah, Arsenal bertahan dengan dalam. Seluruh pemain mereka bermain disiplin dalam menjaga area pertahanan hingga membuat City tak berdaya di 45 menit pertama. Sepanjang paruh pertama tersebut, cuma satu tembakan yang berhasil dilepaskan tim besutan Manuel Pellegrini.
"Saya sudah terlalu sering melihatnya di Arsenal. Hari ini, para bek mereka tidak pernah terekspos. Ini adalah salah satu performa lini empat bek yang terbaik yang pernah saya lihat. (Laurent) Koscielny dan (Per) Mertesacker mungkin tidak selelah yang pernah tampak. Mereka tenang, rileks, terkontrol, dan tidak terlibat dalam masalah apapun sampai akhir laga," sambung Neville.
"Itu adalah sebuah performa yang sangat bagus dan saya senang untuk mengatakan bahwa saya benar-benar salah ketika mencoba memperkirakan kekalahan Arsenal lebih dahulu," tandasnya.
Penampilan solid Arsenal terbayar dengan tiga poin. Kesalahan-kesalahan pemain City turut membantu mereka memenangi laga. Gol pertama yang dicetak Cazorla dari titik putih merupakan buah kesalahan Vincent Kompany yang mengganjal Nacho Monreal di kotak penalti.
Sementara pada gol kedua, bek-bek City gagal mengantisipasi pergerakan Olivier Giroud dengan baik sehingga mampu menyambut umpan tendangan bebas Cazorla dengan sundulan.
(raw/mfi)











































