Gara-gara gagal mengeksekusi penalti, Kevin Mirallas mendapatkan kritik. Namun, gelandang Everton tersebut juga mendapatkan pembelaan dari manajernya sendiri, Roberto Martinez.
Everton mengalami malam yang menjemukan ketika bertanding melawan West Bromwich Albion di Goodison Park, Selasa (20/1/2015) dinihari WIB. Kendati memenangi penguasaan bola, The Toffees gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang dimiliki.
ESPNFC mencatat, Everton memiliki 17 attempts dengan empat di antaranya tepat sasaran pada pertandingan tersebut. Dominasi mereka kian kentara jika melihat West Brom hanya memiliki 5 attempts (0 on target) sepanjang pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laga akhirnya berakhir dengan kedudukan imbang 0-0. Buat Everton, yang bermain di kandang sendiri, hasil tersebut merugikan. Betapa frustrasinya tim biru Merseyside itu terwakili pada seruan "Huuu!" yang menggema dari pendukung sendiri begitu peluit panjang dibunyikan.
Di sinilah penalti Mirallas menjadi penting. Andai sepakannya masuk, malam tidak akan terasa menjemukan Everton. Andai sepakannya masuk, tidak peduli sesulit apa pun Everton menembus pertahanan West Brom di babak kedua, mereka sudah punya keunggulan satu gol.
Yang membuat Mirallas disorot bukan hanya kegagalannya mengeksekusi penalti, tetapi juga kengototannya untuk mengambil tendangan tersebut. Padahal, Romelu Lukaku dan Steven Naismith sudah memintanya untuk memberikan bola kepada Leighton Baines.
Seperti diketahui, Baines adalah eksekutor penalti reguler Everton. Catatannya ketika mengeksekusi penalti pun terbilang bagus: dari 16 kesempatan, Baines memasukkan 15 di antaranya.
Namun, Mirallas bersikukuh. Dia tetap maju menjadi penendang. Tendangannya pada menit ke-44 tersebut pun membentur tiang dan akhirnya melebar. Everton gagal unggul.
"Jika dia melawan perintah tim dan manajer, dan secara egois mengambil tendangan itu, itu adalah salah satu kejadian memalukan yang merusak semangat tim. Seorang pemain tidak boleh melakukan itu, apa pun alasannya," ujar analis sepakbola Sky Sports, Gary Neville.
"Craig Bellamy pernah satu kali seperti itu di Liverpool dan dia gagal mengeksekusi penalti. Rafa Benitez kemudian memberinya denda setelah pertandingan, ketika itu melawan Birmingham di Piala Liga Inggris," ucap analis sepakbola Sky Sports lainnya, Jamie Carragher.
Setelah jeda babak pertama, Mirallas tidak lagi terlihat di lapangan. Roberto Martinez menggantinya dengan Bryan Oviedo.
Martinez membantah dia mengganti Mirallas karena gagal mengeksekusi penalti. Dia menyebut, gelandang asal Belgia itu mengalami masalah dengan hamstring-nya.
Martinez juga membela Mirallas. Dia mengatakan, tidak ada masalah pemain berusia 27 tahun itu mengeksekusi penalti. Pekan lalu, Mirallas menjadi penendang pertama Everton ketika mereka beradu penalti dengan West Ham United di laga babak ketiga Piala FA dan hasilnya, Mirallas sukses mengeksekusi tendangan itu.
"Dia merasa yakin, performanya sedang bagus dan performanya pada laga melawan West Ham mungkin salah satu yang terbaik yang pernah dia tunjukkan. Leighton memang penendang utama kami, tapi dia oke-oke saja membiarkan Kevin mengambilnya karena Kevin merasa yakin," kata Martinez.
(roz/krs)











































