Liverpool harus tersingkir di semifinal Piala Liga Inggris usai takluk 0-1 dari Chelsea di leg kedua yang dihelat di Stamford Bridge, Rabu (28/1/2015) dinihari WIB. Gol tunggal kemenangan Chelsea dibuat Branislav Ivanovic di menit ke-94 sekaligus membuat timnya menang agregat 2-1.
Meski lolos, Chelsea tidak bisa dibilang dominan di dua leg tersebut dan justru sebaliknya Liverpool lah boleh dikatakan punya peluang lebih besar sebenarnya untuk lolos, melihat penampilan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di leg pertama Liverpool lebih ganas karena mereka hanya membiarkan Chelsea melakukan dua tembakan sepanjang 90 menit, sementara The Reds punya 19 tembakan dengan enam on target.
Tapi sayangnya dari sekian banyak peluang Liverpool itu hanya satu yang berbuah gol Raheem Sterling di leg pertama. Selebihnya Liverpool patut mengutuki ketidakmampuan mereka meruntuhkan tembok tebal The Blues, Thibaut Courtois.
Kiper Belgia itu bak jadi mimpi buruk para pemain Liverpool yang berhasrat bikin gol. Di leg pertama kalau bukan karena kesigapan Courtois yang bikin lima saves, gawang Chelsea sudah kebobolan banyak.
.
Begitu juga di leg kedua di mana Liverpool punya dua kans emas bikin gol di babak pertama lewat Alberto Moreno dan Philippe Coutinho, yang kesemuanya mentah di tangan Courtois, yang total bikin empat saves di laga ini. Hasilnya mungkin akan berbeda jika salah satu dari peluang itu menjadi gol.
"Saya pikir kami punya banyak peluang - Raheem Sterling, Philippe Coutinho. Jika Anda melihat dari dua leg ini, mereka memenangi semifinal ini karena kiper mereka. Dia adalah kiper kelas dunia," ujar Rodgers seraya memuji peran Courtois.
"Secara taktik saya rasa kami menekan dengan sangat, sangat bagus. Kami membuat banyak kesempatan dan memberi mereka masalah. Saya rasa mereka sama sekali tidak punya on target di babak pertama. Mereka adalah tim yang sangat top dan kompetitif. Kompetisi ini mengembalikan jati diri kami. Kini kami harus move on," lanjut Rodgers di BBC.
"Kami kebobolan gol mudah dan pertahanan kami harusnya lebih baik."
"Kami semakin lebih baik dalam setiap aspek di permainan kami, tapi kami hanya sulit mendapatkan gol-gol penting. Kadang Anda menemui rintangan dalam hidup Anda dan pekan lalu Courtois jadi penghalangnya," tuntas Rodgers.
(mrp/mfi)











































