Almuniaku Sayang Arsenalku Malang
Rabu, 02 Feb 2005 10:17 WIB
Jakarta - Manuel Almunia, kiper "dadakan" Arsenal yang menggeser posisi Jens Lehmann. Kini kemampuannya patut dipertanyakan, karena justru melakukan blunder di saat genting.Siapa yang kenal Almunia sebelum secara diangkat pelatih Arsene Wenger sebagai kiper utama Arsenal? Apa hebatnya Almunia ini sehingga mampu menggeser Lehmann yang musim lalu sukses membawa Arsenal juara dengan embel-embel "tidak terkalahkan"?Mungkin hanya Wenger yang tahu jawaban pastinya. Yang jelas Almunia adalah kiper asal Spanyol yang nyaris berusia 28 tahun. Pengalamannya sebagai kiper utama baru satu tahun, itupun bersama klub papan bawah Liga Spanyol, Albacete.Ketika langkah Arsenal terseok-seok di Liga Inggris dan babak penyisihan grup Liga Champions musim ini, Wenger tanpa pikir panjang langsung mencampakkan Lehmann dan mengangkat Almunia. Wenger sempat mengatakan perubahan ini hanya sementara. Namun nyatanya, hingga lewat paruh musim Almunia tetap menjadi kiper kesayangan Arsenal, sementara Lehmann terlupakan.Penampilan Almunia sebagai kiper utama tidaklah istimewa. Dari sepuluh pertandingan sejak awal desember lalu, gawang Arsenal sudah kebobolan 9 kali. Hasilnya Arsenal seri dua kali, dan kalah dua kali. Bahkan dari empat pertandingan terakhir, Arsenal dua kali kalah dan sekali seri. Dan kekalahan terakhir 2-4 dari MU disebut-sebut sebagai buah dari blunder Almunia.Gol ketiga MU yang dicetak Christiano Ronaldo menjadi awal dari rontoknya moral Patrik Viera cs. Gol tersebut mungkin tidak akan terjadi jika Almunia tidak gegabah keluar dari daerahnya untuk mengejar Ryan Giggs yang jelas tidak bisa diganggunya karena masih berada di luar kotak penalti.Namun lagi-lagi Wenger memberikan pembelaan kepada Almunia. Menurutnya kekalahan Arsenal tidak disebabkan Almunia seorang. Mungkin pernyataan Wenger ini benar, karena yang bermain ialah seluruh tim. Tetapi mengapa itu hanya berlaku buat Almunia, dan tidak untuk Lehmann?Setelah kalah 2-4 dari MU, Wenger mengakui bahwa peluangnya untuk mempertahankan gelar sudah habis. Namun tetap saja pelatih asal Prancis itu tidak menyerah begitu saja di sisa musim ini. "Kami akan berusaha yang terbaik," ujarnya. Apakah itu berarti akan memainkan Lehmann kembali? Kita belum tahu pasti.Tetapi Wenger mungkin sudah tidak punya pilihan lagi. Lehmann yang sudah lama tidak dimainkan, kini merasa ogah-ogahan di Arsenal. Komentar terakhir kiper Jerman itu menunjukkan bahwa dirinya sudah tidak respek lagi dengan sang pelatih, dan lebih tertarik untuk kembali ke Bundesliga. Jika kondisinya seperti ini, maka yang jadi korban adalah Arsenal. Mungkin perlahan tapi jelas, Arsenal akan semakin terpuruk. (lom/)











































