Soton takluk 0-2 kala menjamu Liverpool di St Mary's Stadium, Minggu (22/2/2015) malam WIB. Gol-gol dari Philippe Coutinho dan Raheem Sterling memaksa mereka menelan hasil negatif.
Soton sendiri bukannya tanpa kesempatan menang. Mereka justru tampil lebih dominan dengan penguasaan bola 60%-40%. The Saints juga melepaskan lebih banyak upaya dengan 13 tembakan di mana lima menemui sasaran. Sedangkan Liverpool cuma punya enam percobaan dengan empat mengarah ke gawang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara klaim ketiga dilayangkan Soton saat bola mengenai tangan Dejan Lovren di kotak terlarang. Tapi lagi-lagi wasit tak memberikan penalti.
Sorotan kepada wasit Kevin Friend yang memimpin juga bertambah saat kiper Liverpool, Simon Mignolet, dalam satu momen dianggap menepis bola di luar area yang diperbolehkan. Kembali tak ada tindakan dari Kevin.
Atas berbagai keputusan yang kurang menguntungkan timnya ini, Koeman cuma mengatakan timnya tak beruntung. Soal penalti, dia menilai pelanggaran kedua sangat layak diganjar 'hadiah' dari wasit.
"Pada klaim penalti yang pertama, mungkin Filip Djuricic jatuh terlalu mudah. Tapi yang kedua itu 100% penalti dan kami tahu momen-momen ini sulit," kata Koeman dikutip BBC.
"Kami melakukan segalanya untuk memenangi laga ini, kami punya peluang-peluang terbaik, dan kami tidak beruntung dengan sejumlah keputusan wasit."
"Untuk insiden handball kiper (Liverpool), mungkin ada sentuhan tangan, mungkin juga tidak. Tapi untuk pelanggaran yang kedua itu benar-benar penalti. Tidak bisa lebih jelas lagi," tandasnya.
(raw/nds)











































