Suarez adalah mesin gol Liverpool pada musim lalu. Penyerang asal Uruguay itu begitu dominan di lini depan mereka dengan menyumbangkan 31 gol dalam 37 pertandingan.
Tapi, Suarez pergi usai perhelatan Piala Dunia 2014. Dia meninggalkan Anfield dan hijrah ke klub raksasa Spanyol, Barcelona.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, Lambert dan Balotelli tak mampu memberikan gol-gol sebanyak Suarez. Liverpool pun sempat mengalami periode berat pada awal musim. Mereka bahkan sempat terlempar dari posisi sepuluh besar klasemen Liga Primer Inggris.
Akan tetapi, Liverpool belakangan ini sudah jauh lebih membaik. Tim asuhan Brendan Rodgers itu tak terkalahkan dalam sepuluh pertandingan terakhir di liga. Mereka meraih tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang.
Usai menundukkan tuan rumah Southampton 2-0, Liverpool naik ke urutan keenam klasemen. Dengan koleksi 45 poin, mereka kini bersaing dengan beberapa klub lain seperti Arsenal (48 poin), Manchester United (47 poin), Southampton (46 poin), dan Tottenham Hotspur (44 poin) dalam perebutan tiket ke Liga Champions musim depan.
"Pada awal musim, kami bicara soal bagaimana efek kehilangan Suarez, tapi sekarang kami sudah mengatasinya," ujar gelandang Liverpool, Joe Allen, yang dikutip Mirror.
"Kami butuh waktu karena masalah cedera yang membuat kami tak ideal," imbuh Allen.
"Kami sudah lebih tajam dibandingkan pada awal musim. Itu membaik bersama dengan momentum kami dan poin-poin yang kami dapat -- kecenderungannya adalah seperti itu," kata gelandang asal Wales ini.
"Kami sebenarnya berharap itu terjadi lebih cepat, tapi kami masih punya cukup banyak waktu tersisa pada musim ini untuk berusaha dan meraih berbagai hal," ujar Allen.
(mfi/din)










































