Pada musim panas lalu pemain internasional Portugal berusia 28 tahun itu meninggalkan MU untuk gabung Sporting, klub profesional pertamanya, dengan status pinjaman agar dapat tampil reguler.
"Saat itu aku tahu dengan adanya manajer baru akan lebih sulit karena adanya sistem baru dan posisiku di dalamnya. Aku tahu akan sulit untuk bermain. Aku memutuskan ke Sporting karena itu merupakan sebuah peluang untuk pulang, merasa nyaman, bermain, dan merasa tangguh lagi," kata Nani seperti dilansir Sports Mole.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini aku cuma fokus kepada tugasku di sini. Aku akan berusaha sebaik-baiknya dan berada pada kondisi sebagus yang aku mampu, lalu kembali setangguh mungkin dan melihat apa rencana manajer dan klub terhadap diriku," sebutnya.
"Aku mencintai Man United. Aku cinta klubnya. Aku memutuskan pergi cuma karena ingin bermain lebih banyak dan kembali menjadi diriku sendiri karena musim lalu aku kehilangan banyak hal di sana akibat cedera dan juga pergantian manajer. Manajer baru tidak terlalu mengenalku dan banyak hal berubah. Aku perlu main reguler untuk bisa gembira.
"Anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Itu bergantung pada banyak hal. Jika Man United ingin aku bertahan maka, dengan mentalitas berbeda aku pikir kami bisa bekerja dengan baik musim depan, tapi ada banyak hal yang perlu dibahas kemudian akan kita lihat bagaimana hasilnya nanti," tegas Nani.
(krs/roz)











































