Laju bagus Arsenal di Premier League berlanjut. Menjamu Everton, Arsenal memastikan angka penuh setelah memenangi pertandingan dengan skor akhir 2-0, Minggu (1/3/2015) malam WIB.
Bertanding di Emirates Stadium, kemenangan Arsenal ditentukan oleh gol-gol dari Olivier Giroud dan pemain pengganti Tomas Rosicky di masing-masing babak. Ini adalah kemenangan keenam tim London Utara itu dalam tujuh laga terakhir.
Hasil ini juga menandai kebangkitan Arsenal setelah menelan kekalahan mengecewakan di tangan AS Monaco dalam Liga Champions tengah pekan ini sekaligus tetap bertahan dalam pertarungan perebutan finis di zona Liga Champions.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, kekalahan ini membuat Everton masih terpaku di peringkat ke-14 dengan perolehan 28 poin. Hasil ini juga melanjutkan tren negatif The Toffees di liga dengan gagal menang di empat partai berturut-turut.
Jalannya Pertandingan
Sepuluh menit laga berjalan, belum ada peluang berarti yang diciptakan kedua tim. sepakan Alexis Sanchez dari sisi kiri kotak pertahanan Everton melambung di atas mistar gawang Tim Howard.
Peluang pertama Everton di menit ke-17. Umpan panjang ke depan gagal dihadang Gabriel Paulista sehingga membuat Romelu Lukaku tinggal berhadapan dengan David Ospina. Tapi Ospina memenangi pertarungannya dengan Lukaku dengan menyapu bola ke pinggir lapangan.
Arsenal nyaris mencetak gol pembuka di menit ke-27. Dari sisi kiri, Sanchez melepaskan umpan silang ke tengah kotak yang disambut Olivier Giroud dengan sundulan tapi bola masih melebar tipis.
Gabriel Paulista membuat intersepsi krusial di menit ke-38 untuk menghadang Lukaku di kotak penalti. Skor masih 0-0.
Kebuntuan akhirnya terpecah. Arsenal memimpin 1-0 di menit ke-39 setelah sontekan kaki kanan Giroud bersarang di sudut kanan bawah gawang Everton.
Peluang emas lain dari Arsenal. Cazorla membuka ruang sebelum melepaskan tembakan melengkung yang susah payah ditepis Howard. Sepak pojok Gabriel dihalau Muhamed Besic yang hampir membobol gawangnya sendiri tapi Howard dengan cepat menangkap bola di garis gawang.
Arsenal lebih banyak menekan di awal babak kedua. Sejumlah serangannya belum membuahkan gol tambahan sedangkan Everton nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-65.
Operan Ross Barkley menemui Lukaku, yang memiliki ruang cukup luas di depan gawang Arsenal. Sepakan keras Lukaku di tiang dekat mampu diselamatkan Ospina.
Sembilan menit setelah masuk ke lapangan, Aaron Lennon menunjukkan kontribusinya. Akselerasi Seamus Coleman di sayap kanan diakhiri dengan melepaskan umpan silang yang disambar Lennon dengan sontekan kaki kiri. Tapi lagi-lagi Ospina bisa menyelamatkan gawangnya.
Arsenal berpeluang membunuh pertandingan di menit ke-80. Umpan Alex Oxlade-Chamberlain menemui Mesut Oezil yang memperoleh ruang cukup untuk menembak. Namun, Oezil mengeksekusinya terlalu lamban sehingga memungkinan Everton untuk mengintersep.
Semenit jelang waktu normal pertandingan berakhir, Arsenal menciptakan gol tambahan untuk mengungguli Everton 2-0 di menit ke-89. Umpan Oezil diteruskan Rosicky dengan tendangan yang menembus gawang Everton setelah sempat mengenai Phil Jagielka.
Giroud hampir saja menambah pundi-pundi golnya. Di menit ke-90, sundulan Giroud tipis saja melebar setelah memanfaatkan umpan silang Danny Welbeck.
Susunan Pemain
ARSENAL: Ospina, Bellerin, Gabriel, Koscielny, Gibbs, Coquelin (Chambers 88'), Cazorla, Oxlade-Chamberlain (Rosicky 82'), Oezil, Sanchez (Welbeck 87'), Giroud
EVERTON: Howard, Coleman, Stones, Jagielka, Garbutt, Besic (Naismith 76'), Barry (Gibson 84'), Mirallas (Lennon 62'), McCarthy, Barkley, Lukaku (rin/din)











































