Mesut Oezil redup di paruh pertama musim. Tetapi di paruh kedua musim pemain Arsenal itu langsung tancap gas dan unjuk aksi prima, khususnya dalam apa yang menjadi salah satu kekuatannya: membuat assist.
Bergabung dengan Arsenal pada 2013β14, Oezil langsung mampu berkontribusi positif untuk klub London itu. Di akhir musim perdananya di Premier League, pemain internasional Jerman tersebut mencatat 14 assist dan 7 gol dari 39 laga di seluruh kompetisi.
Di musim keduanya bersama Arsenal performanya malah disorot tajam di awal musim. Setelah pulang dari membantu Jerman menjuarai Piala Dunia, Oezil dinilai tidak impresif. Posisinya kian tersudut manakala para pengkritik membanding-bandingkannya dengan Alexis Sanchez, pendatang baru di Emirates yang langsung menyita perhatian sejak direkrut dari Barcelona.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di paruh pertama musim 2014/15 Whoscored pun menyebut bahwa Oezil cuma mampu membuat satu gol dan satu assist di Premier League, dan satu assist lain di ajang Liga Champions.
Di awal bulan Januari, Oezil yang sudah pulih dan bugar lagi akhirnya bisa kembali membela Arsenal. Dalam laga kedua sekembalinya bermain pascacedera, ia sukses membuat satu gol dalam kemenangan 3-2 The Gunners atas Brighton di Piala FA pada 25 Januari.
Oezil melanjutkan kesan positif itu dengan sumbangan satu gol dan satu assist dalam kemenangan 5-0 Arsenal atas Aston Villa di partai Premier League pada 1 Februari.
Di dua partai berikutnya, sama-sama di Premier League, Oezil juga membuat satu gol dalam kekalahan 1-2 dari Tottenham Hotspur dan kemudian satu assist dalam kemenangan 2-1 atas Leicester. Maka dalam empat laga beruntun di periode tersebut ia sudah membuat 3 gol dan 2 assist.
Sempat tidak membuat gol atau assist di tiga laga berikutnya di seluruh ajang, Oezil "meledak" lagi dalam kemenangan 2-0 Arsenal atas Everton, Minggu (1/3/2015). Ia memborong dua assist.
Artinya sejak pergantian tahun Oezil sudah unjuk kebolehan dan keberadaan diri di atas lapangan dengan membut tiga gol dan empat assist buat Arsenal. Squawka menyebut bahwa pemain dengan assist terbanyak saat ini, Cesc Fabregas dari Chelsea, bahkan baru membuat dua assist di 2015.
'Gudang Peluru' tentu berharap performa Oezil akan tetap kinclong di sisa musim, mengingat mereka masih harus berhadapan dengan Liverpool (4 April), Chelsea (26 April), dan Manchester United (16 Mei), dalam persaingan di Premier League.
(krs/cas)











































